WartaPesona.com- Pontianak, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa UMKM harus dipandang sebagai kekuatan ekonomi yang mampu bertumbuh pesat, bukan sekadar usaha kecil yang bersifat marginal.
Ia menekankan pentingnya akselerasi UMKM agar naik kelas dengan memperluas akses permodalan dan pendampingan usaha.
"UMKM bukan hanya pedagang kaki lima atau usaha kecil di pasar. Banyak UMKM yang sebenarnya sudah berkembang dengan omzet miliaran rupiah. Tugas kita adalah memastikan mereka memiliki akses ke pasar yang lebih luas dan investasi yang mendukung," ujar Menteri Maman dalam kuliah umum di Universitas Panca Bhakti (UPB), Pontianak, Rabu (12/03/2025).
Baca Juga: Melupakan Hal yang Sulit Dilupakan: Sebuah Perjalanan Menuju Ketenangan
Menurutnya, tantangan utama bagi UMKM adalah transisi dari usaha mikro ke skala kecil dan menengah. Saat ini, sekitar 96 persen dari 57 juta UMKM di Indonesia masih berada di kategori mikro.
Untuk itu, diperlukan dukungan konkret agar mereka bisa mengembangkan usahanya dengan lebih cepat.
Sebagai langkah nyata, Kementerian UMKM telah meluncurkan Entrepreneur Hub, sebuah program yang hadir di setiap provinsi dengan perguruan tinggi sebagai pusat inkubasi bisnis. Program ini memberikan pelatihan kewirausahaan, mentoring bisnis, hingga akses permodalan melalui business matching dengan investor.
Baca Juga: Kolaborasi Strategis Indonesia-Viet Nam: Memperkuat Kerja Sama di Bidang Pertahanan dan Keamanan
“Kami ingin mahasiswa dan pelaku UMKM punya kesempatan lebih besar dalam mengembangkan bisnis mereka.
Dengan Entrepreneur Hub, mereka bisa mendapatkan bimbingan dan akses ke pendanaan yang lebih luas,” jelasnya.
Menteri Maman juga menyoroti pentingnya mental wirausaha bagi generasi muda. Ia mengajak mahasiswa untuk tidak ragu dalam merintis usaha, karena masa depan ekonomi Indonesia akan sangat bergantung pada pertumbuhan sektor UMKM yang kuat.
Baca Juga: Kolaborasi Strategis Indonesia-Viet Nam: Memperkuat Kerja Sama di Bidang Pertahanan dan Keamanan
Sementara itu, Rektor UPB Purwanto menyampaikan bahwa kampusnya siap menjadi mitra strategis dalam pengembangan UMKM, khususnya di Kalimantan Barat.
UPB telah ditunjuk sebagai pusat inovasi kewirausahaan di wilayah tengah Kalimantan dan akan terus berperan dalam mendukung mahasiswa menjadi wirausahawan yang berdaya saing tinggi.