WartaPesona.com- Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Vietnam telah mencapai tonggak bersejarah, menandai 70 tahun jalinan persahabatan yang erat antara kedua negara.
Dalam rangka memperingati momen penting ini, Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (PKV), To Lam, melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia.
Kehadirannya mencerminkan komitmen kedua negara untuk terus memperkuat kerja sama di berbagai bidang, mulai dari politik, ekonomi, hingga budaya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Tinjau Banjir Bekasi: Bantu Warga dan Berbuka Puasa di Tengah Genangan
Kedatangan Sekjen To Lam: Sambutan Hangat di Jakarta
Sekjen To Lam beserta istri, Ngo Phu’o’ng Ly, tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Minggu, 9 Maret 2025, pukul 13.15 WIB.
Kedatangan mereka disambut dengan upacara kehormatan yang mencerminkan persahabatan erat antara kedua negara.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Duta Besar Republik Sosialis Vietnam untuk Indonesia Ta Van Thong, serta Duta Besar Indonesia untuk Vietnam Denny Abdi turut hadir dalam penyambutan tersebut.
Baca Juga: Wapres Gibran Tinjau Bencana di Sukabumi: Fokus Pemulihan Infrastruktur dan Relokasi Warga
Sebagai simbol penghormatan, pasukan jajar kehormatan serta korps musik (korsik) mengiringi kedatangan Sekjen PKV.
Dentuman meriam kehormatan turut memeriahkan suasana, menunjukkan betapa pentingnya kunjungan ini bagi hubungan bilateral kedua negara.
Setelah seremoni penyambutan, Sekjen To Lam dan delegasi langsung menuju hotel tempatnya bermalam selama di Jakarta.
Baca Juga: Rahasia Kulit Cerah: Hilangkan Flek Hitam dengan Masker Lidah Buaya
Rangkaian Kunjungan: Diplomasi di Tingkat Tinggi
Kunjungan Sekjen To Lam ke Indonesia dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 9 hingga 11 Maret 2025.
Pada hari berikutnya, Sekjen To Lam akan disambut secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta.