WartaPesona.com- Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya peran Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dalam membangun Indonesia yang lebih maju. Dalam Kongres XVIII Muslimat NU di Jatim International Expo (JIExpo), Surabaya, pada 10 Februari 2025, Presiden menyatakan dukungannya terhadap tiga program unggulan yang digagas Muslimat NU: Mustika Darling, Mustika Mesem, dan Mustika Segar.
Ketiga program ini memiliki tujuan besar, mulai dari meningkatkan kesadaran lingkungan, mengentaskan kemiskinan ekstrem, hingga memperkuat kesehatan masyarakat.
Presiden menilai bahwa inisiatif tersebut sangat relevan dengan visi pemerintah dalam membangun bangsa yang kuat dan mandiri.
Baca Juga: Cek Kesehatan Gratis: Wamenag Ajak Masyarakat Hidup Sehat Tanpa Biaya
1. Mustika Darling: Membangun Kesadaran Lingkungan
Program Mustika Darling (Muslimat Cantik Kuat Mandiri Perkasa Sadar Lingkungan) bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian alam.
Presiden menegaskan bahwa mencintai lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama.
"Lingkungan yang bersih adalah bagian dari iman. Kita harus sadar dan bertanggung jawab menjaga bumi ini untuk generasi mendatang," ujar Prabowo.
Baca Juga: Presiden Prabowo Tinjau Program MBG di Bogor: Gizi Seimbang untuk Masa Depan Cemerlang
2. Mustika Mesem: Komitmen Mengentaskan Kemiskinan
Prabowo juga mengapresiasi program Mustika Mesem (Muslimat Cantik Kuat Mandiri Perkasa Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem), yang berfokus pada kesejahteraan ekonomi rakyat.
Program ini sejalan dengan visi pemerintah dalam menekan angka kemiskinan melalui berbagai kebijakan strategis.
"Kemiskinan ekstrem harus kita atasi bersama. Saya sebagai Presiden Republik Indonesia ke-8 menganggap ini sebagai panggilan perjuangan yang harus diwujudkan," tegasnya.
Baca Juga: Sidang Isbat Ramadan 1446 H: Menyatukan Hisab dan Rukyat untuk Keputusan Awal Puasa
3. Mustika Segar: Mewujudkan Masyarakat yang Sehat dan Bugar
Kesehatan juga menjadi perhatian utama dalam program Mustika Segar (Muslimat Cantik Kuat Mandiri Perkasa Sehat dan Bugar). Presiden menekankan bahwa masyarakat yang sehat akan menciptakan bangsa yang lebih produktif dan berdaya saing tinggi.