berita

Presiden Prabowo Pimpin Sidang Perdana DPN: Pertahanan adalah Kunci Ketahanan Bangsa

Sabtu, 8 Februari 2025 | 11:22 WIB
Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Perdana Dewan Pertahanan Nasional (DPN) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Jumat, 7 Februari 2025. (Foto: setneg.go.id)

WartaPesona.com- Presiden Prabowo Subianto resmi memimpin Sidang Perdana Dewan Pertahanan Nasional (DPN) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (7/2/2025).

Sidang ini menjadi tonggak sejarah, menandai pertama kalinya dalam 22 tahun sejak disahkannya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, DPN akhirnya terbentuk dan mulai menjalankan tugasnya.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa pertahanan merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan negara. Menurutnya, perlindungan terhadap bangsa dan negara adalah prioritas utama, sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tegas Lawan Korupsi: Bersihkan Pemerintahan, Lindungi Rakyat

"Pertahanan adalah asas utama dalam bernegara. Konstitusi kita menempatkan perlindungan segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah sebagai tujuan utama," ujar Presiden dalam pidatonya.

Dalam konteks geopolitik global yang semakin dinamis, Presiden Prabowo menekankan bahwa setiap negara harus mampu bertahan menghadapi berbagai ancaman.

Ia menyoroti konsep statecraft, di mana pertahanan menjadi faktor dominan dalam menjamin keberlangsungan sebuah bangsa.

Baca Juga: Buah Kering: Camilan Sehat atau Sumber Gula Tersembunyi? Ketahui Faktanya

"Di tengah ketidakpastian dunia, yang paling utama adalah survival bangsa kita," tegasnya.

Ketua Harian DPN sekaligus Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melaporkan bahwa DPN akan berperan dalam merumuskan kebijakan pertahanan nasional untuk lima tahun ke depan.

Struktur organisasi dan tugasnya mencakup berbagai aspek strategis dalam menjaga kedaulatan negara.

Baca Juga: Menguatkan Sinergi Islam Moderat: Indonesia-Turki Jalin Kerja Sama Pendidikan dan Keislaman

Sidang ini dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, sejumlah menteri, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta pejabat tinggi lainnya. Dengan langkah ini, pemerintahan Presiden Prabowo menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat sistem pertahanan nasional yang tangguh dan berkelanjutan.***

 

Tags

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB