"Atas nama pemerintah dan pribadi, saya mengucapkan selamat kepada NU. NU memiliki jasa besar dalam lahirnya bangsa Indonesia dan terus berkontribusi dalam pembangunan nasional," tutur Presiden Prabowo.
Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama 2025, yang akan berlangsung hingga 7 Februari mendatang.
Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Presiden Ke-13 RI KH Ma’ruf Amin, para menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta jajaran pengurus PBNU, termasuk Rais Aam KH Miftachul Akhyar dan Sekjen PBNU KH Syaifullah Yusuf.
Peringatan Harlah NU ke-102 tidak hanya menjadi momen refleksi, tetapi juga pijakan strategis bagi NU dalam melanjutkan kiprahnya untuk Indonesia yang lebih maslahat.
Dengan sinergi kuat antara pemerintah dan organisasi Islam terbesar di Indonesia ini, diharapkan berbagai program kesejahteraan masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan inklusif.***