WartaPesona.com - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf), Teuku Riefky Harsya, menggelar dialog interaktif bersama pelaku ekonomi kreatif di Pekanbaru.
Baca Juga: Desa Wisata Indonesia Unjuk Gigi di Ajang Pariwisata Dunia di Vietnam
Dalam acara bertajuk "Temu Pelaku Ekraf di Kota Pekanbaru", Riefky menampung aspirasi, kendala, dan masukan dari para pelaku ekraf, termasuk isu perizinan dan sertifikasi.
"Kami ingin mengetahui langsung kebutuhan pendampingan pelaku ekonomi kreatif. Masukan ini penting untuk penyusunan program 2025," ujar Riefky di Tudung Saji Bunda Viera, Pekanbaru.
Baca Juga: Delegasi SSEAYP 2024: Inspirasi Baru untuk Pemuda Indonesia
Salah satu kendala utama yang disorot adalah kompleksitas izin penyelenggaraan pertunjukan. Riefky menegaskan bahwa Kemenekraf tengah merancang kemudahan proses perizinan sekaligus menyelenggarakan pelatihan untuk meningkatkan kualitas SDM ekraf.
"Kualitas SDM adalah kunci. Jika penyelenggara puas, sponsor senang, dan pengunjung happy, maka ekosistem ekraf akan tumbuh semakin kuat," tambahnya.
Baca Juga: Cegah Korupsi, Kemenpora Perkuat Integritas Lewat Sistem dan Keteladanan
Kemenekraf menyiapkan dukungan untuk seluruh 17 subsektor ekonomi kreatif. Langkah ini mencakup pembentukan direktorat khusus yang menangani hak cipta, akses pembiayaan, dan investasi.
Plt. Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi, Muhammad Neil El Himam, menekankan pentingnya gotong royong di tingkat daerah.
Baca Juga: Menpora Dito: Persahabatan Indonesia-Qatar, Pilar Perdamaian dan Kemajuan Bersama
"Kami berharap ekraf Pekanbaru dan Riau dapat menjadi bagian dari transformasi ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan baru (The New Engine of Growth)," ujarnya.
Menekraf Riefky juga mengunjungi Creative Hub Riau, fasilitas yang dirancang untuk mendukung pelaku ekraf dalam berkarya dan berkembang.
Baca Juga: GAMMA World MMA Championships 2024: Indonesia Mendapat Pujian Dunia