WartaPesona.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong penguatan ekonomi syariah Indonesia dengan memperluas pasar internasional dan meningkatkan daya saing produk halal.
Baca Juga: Sinergi Multisektor: Menyongsong Pariwisata Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045
Berdasarkan laporan State of the Global Islamic Report (SGIER) 2023/2024, konsumsi produk halal dunia diperkirakan mencapai USD3,1 triliun pada 2027, tumbuh dengan laju 4,8% per tahun.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, angka ini menunjukkan potensi besar industri halal Indonesia untuk berkembang.
“Permintaan global memberikan peluang signifikan bagi pertumbuhan industri halal nasional,” ujar Agus, Senin (2/12).
Sebagai salah satu langkah strategis, Kemenperin menghadirkan Paviliun Indonesia di Halal Expo Turki 2024, Istanbul, pada 27–30 November 2024.
Baca Juga: Pencak Silat Menuju Olimpiade: Langkah Besar Desain Besar Olahraga Nasional untuk 2028
Ajang ini menjadi wadah penting bagi Indonesia untuk mempromosikan produk halal unggulan, menarik investasi, dan memperkuat jaringan perdagangan global.
Dalam pameran ini, Paviliun Indonesia menampilkan 12 pelaku industri dari sektor makanan, minuman, farmasi, kosmetik, tekstil, alas kaki, hingga kawasan industri.
Baca Juga: Menpora Dito: Optimalkan Desain Besar Olahraga Nasional untuk Sukseskan Asta Cita Presiden Prabowo
Beberapa nama besar seperti PT Kapal Api, PT Bintan Inti Industrial Estate, dan PT Jayatama Selaras turut meramaikan ajang tersebut.
“Halal Expo 2024 menjadi peluang emas bagi pelaku industri kita untuk memasuki pasar halal internasional dan memperkuat daya saing produk lokal,” tambah Agus.
Baca Juga: Wapres Gibran: Gaungkan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), Konsolidasi Talenta Olahraga Nasional