“Program ini memiliki kontribusi besar dalam membangun kepemimpinan pemuda di kawasan ASEAN dan Jepang,” ungkapnya.
SSEAYP ke-48 berlangsung selama 38 hari, dari 4 November hingga 11 Desember 2024, mengunjungi tiga negara: Vietnam, Indonesia, dan Jepang. Tahun ini, topik pembahasan mencakup diplomasi pemuda, ekonomi berkelanjutan, perubahan iklim, pengurangan risiko bencana, kesehatan, dan digitalisasi masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan di atas kapal Nippon Maru, para pemuda ini diharapkan menjadi agen perubahan yang memperkuat kerja sama global.
Baca Juga: MoU Garam Lokal: Sinergi Kemenperin dan Petambak Demi Kemandirian Industri
SSEAYP bukan hanya perjalanan fisik melintasi lautan, tetapi juga perjalanan menuju dunia yang lebih terhubung dan penuh kolaborasi. ***(HA)