WartaPesona.com - BRIN mengungkap ada 126.316 spesies keong di dunia, dan lima di antaranya bermanfaat sebagai obat luka, asma, hingga kosmetik.
Menurut BRIN, lima dari ribuan spesies keong di dunia yang bermanfaat sebagai obat luka, asma, dan kosmetik ini adalah Lissachatina fulica, Amphidromus palaceus, Dyakia rumphii, Ampullariidae, dan Viviparidae.
Lima spesies keong yang bermanfaat sebagai obat luka, asma, dan kosmetik tersebut diungkapkan oleh Peneliti Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), Ayu Savitri Nurinsiyah.
Peneliti BRIN Ayu Savitri Nurinsiyah, mengungkapkan lima kelompok spesies keong itu sejak nenek moyang sudah digunakan sebagai obat herbal untuk menyembuhkan luka, asma, dan lainnya.
Hal tersebut menunjukkan adanya potensi besar pengembangan lebih lanjut terhadap keong darat sebagai bahan obat-obatan modern.
Dia mengatakan, tidak hanya punya fungsi ekologis yang penting dalam ekosistem, dan sebagai obat, keong darat juga berpotensi besar untuk dimanfaatkan di bidang kuliner dan kosmetik.
Baca Juga: 68 kabupaten kota di Indonesia Timur, 3TP, dan kepulauan, rentan rawan pangan!
Di berbagai negara, keong juga telah lama digunakan sebagai sumber protein alternatif. Di Prancis, keong darat atau escargot menjadi makanan mewah yang sangat digemari dan punya nilai ekonomi tinggi.
Selain sebagai sumber makanan, lendir keong darat juga memiliki nilai medis yang tinggi.
Lendir keong diketahui punya sifat antibakteri, dan bisa digunakan untuk pengobatan berbagai penyakit kulit seperti luka, infeksi, bahkan membantu regenerasi jaringan kulit.
"Beberapa penelitian menunjukkan penggunaan lendir keong pada luka bisa mempercepat proses penyembuhan," katanya.
Baca Juga: Belum tahu cara pakai meterai elektronik, e-Meterai? Berikut ini cara beli dan memasangnya
Selain itu, penelitian lebih lanjut juga menunjukkan keong darat mengandung berbagai senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai bahan dasar kosmetik, terutama untuk produk perawatan kulit.