Dirancang oleh arsitek terkenal dunia, Philip Johnson, bangunan itu mampu mencapai harga jual dan sewa tertinggi di Amerika Serikat.
Baca Juga: Penderita diabetes dengan kaki luka DFU harus perhatikan fakta ini
Bangunan Trump International Hotel & Tower ini juga meraih peringkat Bintang Lima Forbes ganda untuk hotel dan restorannya, Jean-Georges, dan hotelnya menerima Penghargaan Berlian Bintang Lima dari American Academy of Hospitality Sciences.
Selain itu juga terpilih sebagai hotel bisnis nomor satu di New York City oleh Majalah Travel+Leisure.
Majalah Conde Nast Traveler bahkan menobatkannya sebagai hotel nomor satu di AS, dan konsep inovatifnya ditiru di seluruh dunia.
Tidak hanya itu, Donald Trump juga merupakan pengembang sebidang tanah terbesar di New York City, bekas West Side Rail Yards yang sekarang menjadi Trump Place.
Properti seluas 100 hektare menghadap Sungai Hudson itu menjadi proyek pembangunan terbesar yang pernah disetujui oleh Komisi Perencanaan Kota New York.
Begitu banyak catatan prestasi bisnis Donald Trump di dunia real estate, dan banyak di antaranya terkenal di dunia dan meraih penghargaan.
Menariknya, Donald Trump ini juga seorang penulis ulung. Otobiografi Trump tahun 1987 berjudul The Art of the Deal bahkan menjadi salah satu buku terlaris bisnis paling sukses sepanjang masa.
Buku itu terjual lebih dari tiga juta eksemplar, dan terlaris nomor satu di New York Times selama berminggu-minggu.
Kemudian, buku Surviving at the Top masuk dalam daftar buku terlaris The New York Times, dan juga menjadi buku terlaris nomor satu seperti buku ketiganya, The Art of the Comeback. Masih banyak lagi buku-buku karya Donald Trump ini, yang semuanya menjadi terkenal dan laris di pasaran.
Donald Trump yang merupakan lulusan The Wharton School of Finance Tahun 1984, juga pernah meraih penghargaan Entrepreneur of the Year dari The Wharton School. Berbagai penghargaan lain di bidang sosial juga pernah diraihnya.
Donald Trump, ternyata juga merupakan salah satu pembicara dengan tarif tertinggi di dunia. Dia pernah menjadi pembicara dan berpidato di dua kota di Australia dengan biaya lebih dari 3 juta dolar.