“Selain itu juga mengestimasi konsentrasinya di sungai dan untuk mendapatkan input data penunjang pemodelan yang akan dilakukan di tahun berikutnya,” paparnya.
Dia mengungkapkan lagi, bahwa sumber-sumber kontaminasi APIs yang mungkin masuk ke dalam Sungai Citarum juga bisa teridentifikasi dari kegiatan peternakan yang banyak sekali menggunakan obat-obatan dan hormon.
Kecuali itu, juga APIs rumah tangga, industri, dan sistem pengelolaan limbah obat di rumah sakit yang mungkin masih terdapat kebocoran. ***(KKO)