WartaPesona.com - Grace Natalie Louisa telah resmi dipilih sebagai Komisaris BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2023 pada Selasa (11/6/2024).
Direktur Utama MIND ID, Hendi Prio Santoso, menyatakan harapannya bahwa dengan keputusan para pemegang saham ini, MIND ID dapat menjadi leading strategic holding dalam mengembangkan sektor pertambangan Indonesia dengan kinerja optimal dan berkelanjutan.
Selain Grace Natalie, mantan Menteri Keuangan, Fuad Bawazier, juga ditunjuk sebagai Komisaris Utama, sedangkan Pamitra Wineka menjadi Komisaris Independen. RUPST Tahunan juga mengumumkan pemberhentian Jisman Parada Hutajulu sebagai Komisaris.
Baca Juga: BUMN Mencoba Model Kerja 4 Hari Seminggu
Terkait gaji Grace Natalie sebagai Komisaris MIND ID, aturannya diatur dalam Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-13/MBU/09/2021. Menurut peraturan tersebut, gaji atau honorarium untuk komisaris BUMN ditentukan berdasarkan tugas, wewenang, kewajiban, dan tanggung jawab yang diberikan.
Komisaris Utama/Ketua Dewan Pengawas akan menerima honorarium sebesar 45% dari gaji Direktur Utama, sedangkan anggota Dewan Komisaris/Anggota Dewan Pengawas akan menerima honorarium sebesar 90% dari gaji Komisaris Utama/Ketua Dewan Pengawas.
Selain itu, terdapat juga tantiem/IK/intensif khusus bagi dewan komisaris, yang jumlahnya juga bergantung pada faktor jabatan masing-masing.
Meskipun rincian gaji Grace Natalie tidak disebutkan secara spesifik, berdasarkan laporan tahunan, gaji dan tunjangan untuk Direksi dan Dewan Komisaris MIND ID selama tahun 2022 mencapai Rp 34,8 miliar. Sedangkan total Tantiem untuk Direksi dan Dewan Komisaris selama tahun 2022 mencapai Rp 149,4 miliar. ***(TWP01)/SR