berita

Bukan Ikut-ikutan, Ini Kata Presiden Jokowi Soal Gerakan Ekonomi Hijau, Pertamina-PLN Diminta Terus Lakukan Pengembangan

Minggu, 2 Juni 2024 | 15:09 WIB

WartaPesona.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menegaskan jika keikut-sertaan Indonesia dalam gerakan dunia menuju ekonomi hijau bukan sekadar ikut-ikutan.

Meskipun bukan isu baru, Presiden Joko Widodo kembali menekankan pentingnya upaya pengembangan dalam gerakan dunia menuju ekonomi hijau dalam pidato peringatan Hari Lahir Pancasila, Sabtu (1/6/2024).

Menurut Presiden Jokowi, kebijakan mendukung dan turut serta dalam gerakan dunia menuju ekonomi hijau karena ada alasan yang kuat.

Presiden Jokowi bahkan mengatakan, Indonesia terus berupaya dalam gerakan dunia menuju ekonomi hijau tersebut.

Baca Juga: Pancasila Diharap Jadi Pembebas Ketergantungan dari Pihak Asing, Presiden Jokowi Sebut Blok Rokan Salah Satu Contoh

Lantas, apa alasan pemerintah turut dalam gerakan dunia menuju ekonomi hijau?

Dinukil dari kanal YouTube BPIP RI, Presiden Jokowi mengungkapkan berbagai alasan mengapa Indonesia mendukung gerakan dunia menuju ekonomi hijau.

Berbagai alasan tersebut antara lain karena Indonesia punya kekuatan besar, dan daya saing yant tinggi dalam ekonomi hijau tersebut.

"Kita punya hampir semua jenis energi hijau. Mulai dari energi panas bumi, surya, angin, air, dan ombak," kata Presiden Jokowi dalam pidato Hari Lahir Pancasila, Sabtu 1 Juni 2024.

Selain itu, Indonesia juga punya hasil kebun yang bisa dikelola menjadi biodiesel, bioetanol, dan bioavtur.

Menurut Presiden Jokowi, kekuatan energi hijau tersebut akan mengundang industri hijau. Mengundang pembiayaan ekonomi hijau, menghasilkan green food, dan membuka peluang-peluang bagi green jobs yang menyejahterakan sekaligus berkelanjutan.

Karena itu, menurut Presiden Jokowi transisi energi harus dilanjutkan secara bertahap, mempercepat transisi energi fosil menuju energi hijau.

Untuk itu, Presiden Jokowi meminta Pertamina dan PLN harus terus mengembangkan energi hijau, yang meningkatkan nilai tambah di dalam negeri yang menyejahterakan masyarakat, rakyat bawah, yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Presiden Jokowi menekankan pula, bahwa di tengah kemajuan zaman ini nilai-nilai Pancasila harus diaktualisasikan dan diwariskan dalam perilaku nyata, dalam kebijakan-kebijakan nyata yang jelas hasilnya, yang nyata dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

Halaman:

Tags

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB