berita

Jokowi Dapat Tawaran Memimpin Partai Politik, Tapi Relawan Inginkan Dia Jadi Sekjen PBB: Apa Keputusannya?

Selasa, 14 Mei 2024 | 16:23 WIB
Ilustrasi Relawan lebih ingin Joko Widodo menjadi Sekjen PBB daripada memimpin partai politik. (https://Instagram.com/jokowi)

WartaPeson.com - Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet), Silfester Matutina, mengungkapkan bahwa relawan lebih menginginkan Presiden Joko Widodo menjadi Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) daripada memimpin partai politik. Menurut Silfester, kepemimpinan Jokowi telah diakui oleh dunia internasional dan akan membantu Indonesia dalam percaturan dunia. Silfester berpendapat bahwa memimpin partai sebaiknya diserahkan kepada generasi muda seperti Gibran, Bobby, atau Kaesang.

Baca Juga: FIFA Mengumumkan Pertanding Playoff Antara Timnas Indonesia U23 Melawan Guinea Gelar Tertutup Demi Kamanan

Silfester meyakini bahwa Jokowi akan menolak tawaran dari partai politik setelah masa jabatannya sebagai presiden berakhir. Silfester mengungkapkan bahwa Jokowi pernah mengatakan kepadanya bahwa setelah memimpin Indonesia, Jokowi ingin kembali ke Solo dan menikmati waktu bersama cucunya.

Baca Juga: 15 Kumpulan Ucapan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Penuh Makna dan Cocok Dibagikan di Media Sosial

Silfester juga menyatakan bahwa Jokowi membantah isu mengenai rencananya untuk mengambil alih Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Golkar. Silfester meyakini bahwa isu tersebut sengaja diembuskan oleh pihak yang ingin mencemarkan nama baik Jokowi. Silfester menilai bahwa jika Jokowi menerima tawaran dari partai politik, hal tersebut akan merendahkan martabat Jokowi sebagai seorang negarawan, dan ia mendorong Jokowi untuk maju menjadi Sekjen PBB.

Baca Juga: 15 Kumpulan Ucapan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Penuh Makna dan Cocok Dibagikan di Media Sosial

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Projo), Budi Arie Setiadi, menganggap wajar jika Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Golkar siap menerima Jokowi jika ia tidak diterima oleh PDIP. Budi Arie menyebutkan bahwa banyaknya tawaran dari berbagai partai politik adalah bentuk penghargaan terhadap kontribusi Jokowi dalam politik Indonesia. Budi Arie juga menyebutkan bahwa kepemimpinan Jokowi selama 10 tahun telah dicintai oleh rakyat, sehingga wajar jika partai-partai tertarik untuk merekrutnya. ***(ZAF)/ZAF

Tags

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB