WartaPesona.com - Pengamat Politik dari Universitas Nasional (Unas), Alfan Alfian, menekankan pentingnya agar pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) mewakili baik Pulau Jawa maupun wilayah di luar Jawa.
Alfan Alfian mengamati bahwa hingga saat ini belum ada capres atau cawapres yang berasal dari luar Pulau Jawa.
Baca Juga: Erick Thohir Bagikan Foto Bersama Prabowo, Netizen Menyambut dengan Komentar Positif
"Contoh ideal dari pasangan presiden dan wakil presiden adalah Sukarno-Hatta yang berhasil mewakili baik tokoh dari Jawa maupun luar Jawa. Jadi, kehadiran seorang cawapres dari luar Jawa seharusnya dianggap sebagai hal yang wajar oleh masyarakat," ujar Alfan di Jakarta pada Rabu (18/10/2023).
Alfan juga menekankan bahwa tokoh dari luar Jawa juga memiliki kapasitas kepemimpinan yang sangat baik.
Menurutnya, keterwakilan tokoh dari luar Jawa akan membawa berbagai dampak positif dalam hal kesatuan, persatuan, dan distribusi pembangunan.
"Jadi, jika ada cawapres yang berasal dari luar Jawa, hal ini sejalan dengan pengalaman sejarah kita," tambah Alfan.
Alfan juga menilai bahwa kehadiran seorang cawapres dari luar Jawa juga akan menjadi bukti komitmen dari pasangan capres dan cawapres tersebut terhadap prinsip Indonesia-sentris.
Baca Juga: Dukungan NU dan Sepak Bola Berperan Besar dalam Kandidasi Erick Thohir sebagai Cawapres
"Kehadiran tokoh dari luar Jawa sebagai cawapres mengingatkan kita pada Bung Hatta, seorang tokoh nasional dari Sumatera yang memiliki visi luas dalam mengembangkan ekonomi bangsa," ujar Alfan.