Baca Juga: Jagung alternatif pengganti beras, kandungan protein lebih tinggi, baik untuk penderita diabetes
Sementara subsektor tour and travel juga berkontribusi signifikan dalam emisi karbon melalui penggunaan kendaraan penumpang seperti bus.
Peta jalan ini diharapkan dapat membantu para pemangku kepentingan industri pariwisata di Indonesia untuk merumuskan program-program dan tindakan konkret dalam mencapai net zero emission.
"Mari kita mulai mengambil tindakan nyata menuju lingkungan yang lebih baik dengan mengurangi emisi karbon," ajak Menparekraf Sandiaga.
Baca Juga: Sandiaga Uno : Peran AIS Forum 2023 dalam Meningkatkan Pesona Pariwisata Bali
Penerimaan dokumen acuan pariwisata ramah lingkungan ini menandai komitmen Indonesia dalam melindungi lingkungan sambil tetap memajukan industri pariwisata yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman alam yang luar biasa, langkah-langkah ini mendukung visi Indonesia dalam mempromosikan pariwisata yang lestari dan merawat sumber daya alam demi kesejahteraan generasi mendatang.***