Baca Juga: Hasil Survei: Warga Jawa Timur Mendukung Erick Thohir sebagai Cawapres Pilihan Jokowi
"Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak berbagai lapisan masyarakat agar dapat mencintai dan melestarikan budaya Indonesia, dalam hal ini batik sebagai warisan budaya bangsa yang telah mendapatkan pengakuan dari UNESCO.
Batik sendiri merupakan entitas budaya bangsa yang tidak hanya dimiliki oleh suku tertentu, namun menjadi milik seluruh nusantara," ujar Sandiaga.
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo, yang juga menjabat sebagai Ketua Penyelenggara "Istana Berbatik," menjelaskan bahwa acara ini tidak hanya seremonial dalam memperingati Hari Batik Nasional, tetapi juga bertujuan untuk menunjukkan kekayaan warisan budaya Indonesia.
Baca Juga: Pentingnya Keseimbangan Antara Kerja dan Istirahat dalam Meningkatkan Produktivitas Tim
"Kami merancang (event) ini dengan tujuan untuk menyampaikan pesan bahwa batik adalah warisan budaya Indonesia yang tak lekang oleh waktu, terus relevan dari masa ke masa dengan dukungan masyarakat Indonesia yang senantiasa memakai batik dan mempromosikannya ke pasar Internasional," kata Angela.
Acara "Istana Berbatik" dihadiri oleh lebih dari 3.190 undangan, yang terdiri dari Menteri, Wakil Menteri, perwakilan BUMN, gubernur, Duta Besar, budayawan, public figure, komunitas, dan masyarakat umum.
Dengan kehadiran "Istana Berbatik," diharapkan masyarakat semakin memahami dan bangga terhadap batik sebagai warisan budaya Indonesia.
Baca Juga: Mengelola Penurunan Produktivitas Tim: Langkah-Langkah Penting
Selain itu, acara ini diharapkan dapat membantu industri mode lokal untuk berkembang lebih pesat dan memperkenalkan pesona batik Indonesia ke panggung mode global.***