WartaPesona.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) telah meluncurkan panduan terbaru yang sangat dinantikan, yaitu "Outlook Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2023/2024." Panduan ini merangkum perkembangan terbaru dalam industri pariwisata dan ekonomi kreatif yang sangat beragam dan dinamis.
Pada acara "The Weekly Brief with Sandi Uno" yang diselenggarakan secara hibrid di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, pada Senin (11/9/2023), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, mengungkapkan betapa pentingnya panduan ini bagi para pelaku usaha di sektor parekraf.
Menurutnya, panduan ini harus dilihat secara rinci karena berisi informasi penting, termasuk mengenai ekonomi kreatif di Indonesia.
Baca Juga: Sandiaga Uno Meriahkan Wonderful Indonesia dengan Jingle Baru yang Memukau
Sandiaga Uno juga mendorong untuk dilakukan bedah konten lebih mendalam mengenai "Outlook Pariwisata 2023/2024" melalui Forum Grup Diskusi (FGD).
Hal ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi strategis yang akan memajukan sektor parekraf dan memberikan manfaat kepada masyarakat.
Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf/Baparekraf, Dessy Ruhati, menjelaskan bahwa panduan ini menampilkan hasil survei dari para ahli dan pemimpin di berbagai bidang parekraf.
Baca Juga: Atasi polusi udara di Jakarta, Pemda DKI dan BUMN upayakan bangun jaringan pipa gas
Selain itu, panduan ini juga mencakup pencapaian sektor pariwisata, termasuk data dan statistik terbaru yang menggambarkan pertumbuhan dan kontribusi ekonomi sektor ini.
Panduan tersebut juga mengulas kondisi dan dinamika lingkungan strategis yang memengaruhi sektor parekraf.
Ini termasuk analisis makroekonomi, dampak perubahan dalam industri penerbangan, peran acara dalam promosi pariwisata, dan peran transformasi digital dalam perubahan sektor parekraf.
Baca Juga: Petualangan Island Hopping: Eksplorasi Ajaib Destinasi Kepulauan Raja Ampat
Dessy juga menekankan pentingnya digitalisasi produk dan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dalam sektor ini, yang memainkan peran penting dalam perkembangan ekonomi kreatif.
Ia juga menyoroti sektor game, aplikasi, industri film, animasi, dan video yang semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia.
Penguatan kapasitas pelaku usaha dan fokus pada program digitalisasi di masa depan diharapkan akan membantu sektor parekraf menghadapi tantangan dunia yang semakin digital.