berita

Ganjar Pranowo, Capres 2024 Berwacana Menaikan Gaji Guru Rp 30 juta, Pengamat Minta Perincian Skemanya

Senin, 11 September 2023 | 11:27 WIB
Ganjar Pranowo meresmikan Sheikh Zayed Grand Mosque Solo, (Tim WartaPesona)

 




WartaPesona.com
- Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang juga pilar bagi pendidikan anak bangsa, peran guru tak bisa lepas dari keberhasilan Pendidikan. Keberhasilan pendidikan merupakan suatu dorongan untuk negara jika negara ingin maju, tidak mungkin akan adanya kemajuan bagi negara jika tanpa peran tenaga pendidik / guru, tanpa adanya guru, tidak mungkin terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas tanpa kebijakan yang memihak.

Peran guru sangat jadi penentu kualitas dalam pendidikan anak bangsa, namun penghargaan yang di terima masih sangatlah rendah. Guru-guru honorer atau tenaga pendidik yang berada di daerah-daerah terpencil mendapatkan penghasilan yang sangat jauh dari kata layak. Bahkan banyak di daerah-daerah terpencil tenaga pendidik mendapatkan penghargaan yang jauh dari upah minimum di daerahnya.

Baca Juga: Sandiaga Uno: Bantuan DPUP Menguatkan Tiga Desa Wisata Sumbar untuk Masa Depan yang Lebih Cerah

Ganjar Pranowo Calon Presiden (Capres) yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDI-P, berwacana akan menaikan  gaji guru/tunjangan tenaga pendidik dalam kisaran upah Rp 30 juta per bulan.

Wacana Ganjar Pranowo pun tak lepas dari sorotan beberapa tokoh pengamat kebijakan publik, salah satunya Boedi Rheza seorang Pengamat Kebijakan Publik of Youth and Population Centre (CYPR).

Pernyataan Boedi dalam menanggapi wacana Ganjar:

Baca Juga: Sandiaga Uno: Penyerahan Bantuan Sembako untuk Pelaku UMKM Padang , Sumatra Barat

Apa yang diinginkan ganjar memang sudah tepat dan rasional, karena memang sudah selayaknya Guru mendapatkan Gaji yang layak, mengingat sumbangsihnya yang amat sangat tinggi.

"Guru adalah pilar pendidikan dan kemajuan bangsa", ucap Boedi.

Dalam pernyataan tertulisnya, Boedi pun membandingkan upah tenaga pendidik di negara tetangga, Indonesia masuk pada tingkat terendah dalam segi penghargaan terhadap guru pada Sabtu, 9 September 2023.

Upaya Ganjar dalam mensejahterakan guru saat ketika masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah yang menyamakan gaji guru pada tingkat upah minimum di apresiasi oleh Boedi, guru dapat menutupi kebutuhan minimumnya per bulan dan tidak terjerat oleh masalah lain seperti contohnya Pinjaman Online (Pinjol).

Baca Juga: Sandiaga Uno Menggebrak: Luncurkan Katalog Elektronik The Wonderful Mosque of Indonesia

Tercatat oleh OJK bahwa yang terjerat Pinjaman Online (Pinjol) ilegal saat ini 42% adalah tenaga pengajar (Guru).

Boedi pun mengatakan, kepedulian Ganjar terhadap guru merupakan cerminan bahwa Ganjar mengedepankan kemajuan pendidikan agar guru dapat lebih fokus berkonsentrasi memberikan pengajaran pendidikan terhadap siswa.

Jika rencana Ganjar terhadap kesejahteraan guru dapat berjalan dengan efisien, dengan mengoptimalkan fungsi Lembaga Pelatihan Negara secara proporsi biaya pelatihan tersebut dapat dialokasikan untuk tambahan pendanaan upah guru.

Baca Juga: Sandiaga Uno: Minangkabau Halal Festival Menjadikan Padang sebagai Pusat Produk Halal Dunia

"Alokasi anggaran yang tepat, akan berjalan dengan efisien maka wacana menaikan gaji guru akan terlaksana dengan baik tanpa menambah beban keuangan pusat mau pun daerah", ungkap Boedi.

Namun pandangan lain juga timbul dari salah seorang tokoh kebijakan publik dari Universitas Trisakti, yaitu Trubus Rahardiansah.

Trubus meminta penjelasan langsung dari Ganjar terkait wacananya yang ingin menaikan gaji dalam kisaran Rp 30 juta itu.

Trubus meminta penjelasan secara detail dari Ganjar, menurutnya banyak faktor yang jadi pertimbangan untuk wacana menaikan gaji guru.

Baca Juga: Sandiaga Uno: Membangun Momentum WIES 2023 untuk Mendorong Pengembangan Wirausaha Halal

Contoh, menurut Trubus apa negara punya anggaran sebesar itu? "Anggaran negara sangat terbatas. Itukan guru ada di pusat dan di daerah, kaitannya dengan APBD daerah, 'kan APBDnya beda-beda tuh", ucap Trubus.

Wacana Ganjar yang ingin menaikan gaji guru pun lantas mencuat setelah dirinya bercerita tentang pengalamannya dalam menaikan gaji guru saat menjabat menjadi Gubernur Jawa Tengah (Jateng), yaitu guru yang awalnya mempunyai penghasilan sebesar Rp200 - Rp300 ribu perbulan, ia naikan minimal menjadi UMK atau pada kisaran Rp1,2 juta per bulan.

Ganjar mengungkap hal itu dalam podcastnya di kanal Youtube bersama Rhenald Khasali yang belum lama ini tayang.

"Adanya peningkatan gaji, kini guru-guru itu tidak lagi mencari pekerjaan sampingan untuk menutupi kebutuhannya sehari-hari", tutup Ganjar. ***

Tags

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB