Baca Juga: Sinyal Sandiaga cawapres makin kuat, PPP optimis pasangan Ganjar-Sandi bisa menangi Pilpres 2024
Dalam khutbah tersebut, Nabi Muhammad SAW menegaskan tentang persaudaraan, kesetaraan, hak-hak wanita, larangan riba, dan ajaran-ajaran Islam lainnya.
Khutbah tersebut menandai penyempurnaan Islam dan nikmat Allah SWT kepada umat manusia.
Nabi Muhammad SAW menyampaikan khutbah wada’ tersebut di lembah Urana, di atas Unta kesayangannya bernama Al-Qaswa.
Sementara itu, Rabi‘ah ibn Umayyah ibn Ghalaf mengulangi kalimat-kalimat beliau dengan suara lantang agar bisa didengar oleh umat Islam.
Baca Juga: Destinasi ala Bali di Candhari Heaven Prambanan, lereng Gunung Merapi tampak indah dari sini
Khutbah wada’ Nabi Muhammad SAW diikuti oleh lebih dari 100 ribu umat Islam, yang berkumpul di Padang Arafah untuk melakukan wukuf.
Wukuf di Padang Arafah kemudian menjadi rukun dan inti dari pelaksanaan ibadah haji. Mereka yang tidak hadir pada tanggal 9 Dzulhijah dianggap tidak melaksanakan ibadah haji.
Sementara itu di Padang Arafah, umat Islam melakukan wukuf dengan cara menghentikan semua aktivitas.
Berkumpul di Padang Arafah dan berdiam diri untuk memanjatkan doa, memohon pengampunan, sehingg kembali suci dan menjadi haji yang mabrur. ***(KKT)
Artikel Terkait
Arrum Haji Jadi Solusi Disaat Biaya Haji Naik, Simak Informasinya
Rangkaian Rencana Perjalanan Haji 2023 Yang Diterbitkan Oleh Kemenag
Arab Saudi Terbitkan Layanan Terbaru, Visa Transit Empat Hari Tak Bisa untuk Haji Berikut Infonya
Menteri Agama : Biaya Haji 2023, Rerata Bipih Jemaah 49,8 Juta, Lunas Tunda 2020 Tidak Perlu Nambah
Kamu Harus Tau! Umrah di Bulan Ramadhan Seperti Melaksanakan Ibadah Haji
Keutamaan Puasa Arafah, menghapus dosa, meraih pahala besar
Hari ini Selasa 27 Juni 2023, jemaah haji lakukan wukuf di Padang Arafah
PPIH Arab Saudi 2023 berangkatkan jemaah haji lansia dan penyandang disabilitas ke Padang Arafah