Deni menyatakan, penurunan tingkat kepuasan publik ini berhubungan erat dengan evaluasi negatif warga kepada keadaan ekonomi, politik, dan penegakan hukum.
Deni menjelaskan populasi survei ini adalah seluruh warga Indonesia yang punya hak pilih.
Sebanyak 749 dari mereka dipilih secara random, dan yang punya telepon diwawancarai lewat telepon (83,8 persen), sedangkan yang tidak punya telepon diwawancarai dengan tatap muka (16,2 persen).
Proporsi ini sesuai populasi pengguna cellphone dan yang tak menggunakannya.
Margin of error survei ini +/- 3,7 persen.
Untuk melihat perbedaan signifikan, perbedaan itu harus minimal 2 kali margin of error (7,4 persen).***
Artikel Terkait
Survei SMRC: Publik Yang Menilai Situasi Ekonomi Baik Atau Sangat Baik Hanya 15 Persen
Survei SMRC: Publik yang Menilai Situasi Politik Nasional Baik atau Sangat Baik Hanya 13,5 Persen
Survei SMRC: Publik Yang Menilai Penegakan Hukum Baik atau Sangat Baik Hanya 26,4 Persen
Justin Hubner Belum Dapat Izin Klubnya Bergabung Dengan Timnas Indonesia
Melestarikan Ciliwung Melalui Festival di Padepokan Condet Jakata Timur