WartaPesona.com - Republik Islam Iran sepakat membuat perjanjian damai dengan Amerika Serikat.
Menurut Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei seperti dikutip Anadolu Agency, Sabtu 13 Juni 2026 waktu setempat, Teheran meninjau rancangan perjanjian damai tersebut sebelum ditandatangani.
"Kesepahaman telah tercapai pada sebagian besar isu, dan kami berada di tahap akhir peninjauan internal," kata Baghaei.
Baca Juga: Andri Mulyono, Bos Perusahaan Penyedia Sepeda Motor Listrik Untuk Program MBG Dijebloskan ke Tahanan
Ia menjelaskan, semua lembaga di Iran sedang bertemu untuk memeriksa naskah perjanjian untuk menentukan posisi akhir dari Teheran.
Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi kepada kantor berita AFP mengatakan bahwa rancangan kesepakatan dengan Amerika akan ditandatangani dari jarak jauh.
Perjanjian yang akan diteken dalam beberapa hari mendatang itu, katanya, ingin disabotase oleh Israel.
Ia mengatakan draf kesepakatan tersebut mencakup pengakhiran blokade angkatan laut Amerika kepada pelabuhan-pelabuhan Iran yang sudah berlangsung sejak 13 April sertapengaturan pengelolaan Selat Hormuz yang strategis.
Baca Juga: Gerakan Mahasiswa Hidayatullah Menggelar NGL Batch III, Siapkan Mahasiswa Untuk Indonesia Emas 2045
Lalu lintas melalui Hormuz, jalur pelayaran global yang vital, telah berada di bawah kendali Iran.***
Artikel Terkait
Jose Mourinho Kembali Melatih Real Madrid: Welcome
Dewan Pembina Yayasan Trisakti Pemenang Gugatan di Pengadilan Menunggu Eksekusi
Berdiskusi Tentang Peran Strategis dan Masa Depan Media Dengan Pengusaha Muda Nofel Saleh Hilabi
Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner Jalani Prosesi Siraman Menjelang Menikah Dengan Jennifer Coppen
Amar Brkic, Garuda Muda dari Frankfurt