Purbaya: 'Kita Tak Bisa Instan, Tapi Ekonomi Sedang Bergerak ke Arah yang Benar'

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Rabu, 15 Oktober 2025 | 23:58 WIB
Grafik proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 menunjukkan tren positif dengan target hingga 8 persen, ujar Menteri Purbaya - WartaPesona.com (Instagram/menkeuri)
Grafik proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 menunjukkan tren positif dengan target hingga 8 persen, ujar Menteri Purbaya - WartaPesona.com (Instagram/menkeuri)

WartaPesona.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai kinerja ekonomi Indonesia di bawah pemerintahan Prabowo-Gibran selama setahun menunjukkan arah positif.

Menurutnya, kebijakan fiskal yang tetap terkendali dan program-program pro-rakyat menjadi fondasi penting dalam menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional.

Purbaya menjelaskan bahwa defisit anggaran tetap dijaga di bawah 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), dengan rasio utang di bawah 40 persen.

“Kebijakan fiskal kita masih prudent, defisit terjaga, dan program pemerintah banyak yang menyentuh langsung masyarakat,” ujarnya di Jakarta, Rabu (15/10/2025).

Ia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memastikan seluruh program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Baca Juga: Polemik Utang Rp116 Triliun Proyek Whoosh: Menkeu Purbaya Tegas Tolak Bayar, Istana Desak Danantara Cari Jalan!

Namun, Purbaya tak menampik masih ada tantangan yang harus dibenahi, salah satunya penumpukan dana di Bank Indonesia yang sempat menghambat laju ekonomi.

“Sekarang sudah diperbaiki lewat kebijakan moneter dan fiskal yang lebih sinkron. Ke depan, hasilnya akan makin terasa,” katanya optimistis.

Terkait target ambisius pertumbuhan ekonomi 8 persen, Purbaya meminta publik bersabar.

Menurutnya, peningkatan ekonomi harus dilakukan bertahap agar stabilitas tetap terjaga. “Tidak mungkin langsung 8 persen.

Tahun depan kita dorong ke kisaran 6 persen dulu, baru meningkat lagi setelah iklim investasi semakin kondusif,” paparnya.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Tegaskan Sikap: Amnesti Pajak Tak Boleh Jadi Budaya

Ia juga menekankan pentingnya memperbaiki iklim investasi agar pertumbuhan bisa lebih cepat. Pemerintah, kata Purbaya, akan memperkuat daya saing dan kemudahan berusaha untuk menarik modal asing dan domestik.

“Kalau semua berjalan baik, di dua tahun ke depan kita bisa di 6,5 persen, lalu digenjot lagi mendekati 8 persen di akhir masa pemerintahan,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Sumber: Promedia Teknologi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X