Pola Aksi Gen Z di Peru dan Filipina: Media Sosial Menggerakkan Ribuan ke Jalanan

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Selasa, 23 September 2025 | 08:14 WIB
Menjadi sorotan pola aksi demonstrasi di Nepal hingga Peru yang diinisiasi oleh para generasi Z atau Gen Z. (Unsplash.com@Ehimetalor)
Menjadi sorotan pola aksi demonstrasi di Nepal hingga Peru yang diinisiasi oleh para generasi Z atau Gen Z. (Unsplash.com@Ehimetalor)

WartaPesona.com – Gelombang protes generasi muda atau Gen Z kian menggemakan suaranya di berbagai negara, dari Nepal hingga Peru. Aksi ini menunjukkan bagaimana media sosial menjadi alat utama mobilisasi dan penyampaian aspirasi.

Di linimasa media sosial per 22 September 2025, ribuan anak muda terlihat turun ke jalan menentang korupsi dan kebijakan yang dianggap menindas.

Laporan AFP menyoroti bahwa spanduk dan megafon bukan senjata utama mereka, melainkan seruan digital yang mampu menggerakkan massa hanya dalam hitungan jam.

Peru: Dari Timeline ke Jalanan

Di Kota Lima, Peru, protes pecah pada Minggu, 21 September 2025. Ratusan Gen Z turun ke jalan menolak praktik korupsi, kejahatan geng, dan aturan baru dana pensiun.

Baca Juga: Ironi Ketimpangan di Balik Kekacauan Demo Nepal, 10 Persen Orang Kaya Berpenghasilan 3x Lipat Warga Miskin

Awalnya berkumpul lewat media sosial, aksi berubah ricuh setelah polisi menembakkan gas air mata. Sedikitnya 18 orang terluka, sementara jumlah penangkapan belum diumumkan.

Jonatan Esquen, pelajar 18 tahun, menyebut aksi ini sebagai kebangkitan anak muda:
“Orang-orang akhirnya menyadari, kamu muda aktif di media sosial dan arena politik,” ujarnya.

Xiomi Aguilar, warga Peru, menegaskan kekecewaannya terhadap sistem politik:
“Saya sangat marah, merasa disesatkan oleh pemerintah. Kongres ini hanya melayani partai-partai politik,” kata Xiomi.

Jurnalis Jadi Korban

Sejumlah jurnalis yang meliput aksi juga terkena dampak. Fotografer Cesar Zamalloa dari Hildebrandt En Sus Trece menceritakan dirinya terkena tembakan aparat di kaki dan pinggul.

Asosiasi Jurnalis Nasional Peru (ANP) melaporkan sedikitnya enam jurnalis mengalami luka saat liputan berlangsung.

Filipina: Gelombang Massa di Manila

Baca Juga: Sorotan Khusus: Kemewahan 'Nepo Kids' Anak Pejabat Jadi Pemicu Gelombang Tuntutan Reformasi di Nepal

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Sumber: Promedia Teknologi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X