WartaPesona.com- Jakarta (Kemenpar) — Indonesia terus memperkuat strategi promosi pariwisata internasional dengan berpartisipasi dalam Arabian Travel Market (ATM) Dubai 2025, bursa pariwisata terbesar di kawasan Timur Tengah yang berlangsung di Dubai World Trade Centre, 28 April–1 Mei 2025.
Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, mengungkapkan bahwa keikutsertaan ini menjadi momentum penting untuk memperluas jangkauan brand Wonderful Indonesia serta menjaring lebih banyak wisatawan dari Timur Tengah.
"Bursa pariwisata seperti ATM Dubai berperan besar dalam memperkenalkan destinasi unggulan Indonesia. Tahun ini, kami fokus mengangkat tema Experiential Tourism dengan menonjolkan kekayaan gastronomi, pesona wisata bahari, dan potensi wellness tourism," jelas Made, Minggu (27/4/2025).
Baca Juga: Waspada! Kemenag Ingatkan Risiko Berat Jika Gunakan Visa Non Haji
Dengan dukungan 20 industri pariwisata nasional sebagai co-exhibitors, termasuk TA/TO, DMC/DMO, hotel, dan atraksi wisata, Paviliun Indonesia berlokasi di Hall 7 No. AS 8558 - AS 8558A.
Tak hanya itu, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta serta Indonesia Inbound Tour Operators Association (IINTOA) turut bergabung, membawa total 41 delegasi industri pariwisata Indonesia.
Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara III, Raden Wisnu Sindhutrisno, optimistis kehadiran Indonesia di ATM Dubai akan berdampak positif.
Baca Juga: Pesan Mendalam Menag Nasaruddin Umar untuk Petugas Haji Indonesia di Madinah
"Melalui skema pertemuan bisnis yang telah dijadwalkan, target 44 ribu potensi transaksi (pax) diharapkan tercapai, memperkuat posisi Indonesia di pasar global," katanya.
Pada 28 April 2025, Kemenpar juga akan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama strategis dengan Qatar Airways, membuka peluang penerbangan langsung dan promosi wisata yang lebih agresif ke Indonesia.
Dengan target 14–16 juta kunjungan wisatawan mancanegara tahun ini — termasuk 249 ribu dari Timur Tengah — partisipasi di ATM Dubai menjadi langkah krusial dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi nasional pascapandemi.***
Artikel Terkait
Kemenpar Ajukan Tambahan Anggaran Rp2,25 Triliun Untuk Optimalkan Program Pariwisata Berkelas Dunia
Kemenpar dan Asosiasi Pariwisata Bersatu, Bali Menuju Pariwisata Berkelanjutan
Libur Natal & Tahun Baru 2025: Strategi Kemenpar Tingkatkan Wisata dan Ekonomi Nasional
Pra-Rakornas Kemenpar: Membangun Pariwisata Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Pentahelix
Kemenpar Tingkatkan Daya Saing Pariwisata Lewat Kampanye Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) dan Inovasi Digital
Penurunan Mobilitas di Pulau Bali Selama Libur Nataru 2024: Kemenpar Nyatakan Wisata Tetap Aman dan Nyaman
Kolaborasi Menyambut Wisman 2025: Kemenpar Perkuat Tiga Pintu Masuk Utama Indonesia
Gerakan Wisata Bersih: Kemenpar Gelar Program Unggulan untuk Kebersihan Destinasi dan Keselamatan Wisatawan
Menpar Widiyanti Putri Wardhana Lantik Pejabat Baru di Kemenpar, Tegaskan 7 Prinsip untuk Mewujudkan Pariwisata Berkelanjutan