Ramadhan di Istiqlal: 4.000 Boks Makan Setiap Hari, Hotel Gratis, dan Kampung Ramadhan Internasional

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Jumat, 28 Februari 2025 | 17:54 WIB
Menag Nasaruddin Umar  (Foto: kemenag.go.id)
Menag Nasaruddin Umar (Foto: kemenag.go.id)

 

WartaPesona.com- Masjid Istiqlal kembali menghadirkan berbagai program spesial untuk menyambut Ramadhan 1446 H.

Imam Besar Masjid Istiqlal yang juga Menteri Agama, Nasaruddin Umar, mengungkapkan bahwa masjid terbesar di Indonesia ini akan menjadi pusat ibadah, edukasi, dan sosial yang lebih inklusif sepanjang bulan suci.

Dalam konferensi pers bertajuk "Elevate U'r Vibes of Ramadhan" di Jakarta, Jumat (28/2/2025), Menag Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa Masjid Istiqlal telah menyiapkan 4.000 boks makan berbuka puasa dan sahur setiap harinya bagi jamaah. "Masjid Istiqlal bisa menjadi contoh bagi masjid lainnya dalam menyambut bulan suci ini," ujarnya.

Baca Juga: KAI Siap Layani Pelanggan dengan Penambahan Perjalanan Kereta Api Selama Angkutan Lebaran 1446H

Rangkaian Program Ramadhan di Istiqlal
Selain berbagi hidangan berbuka dan sahur, Masjid Istiqlal juga menggelar berbagai program keislaman, termasuk kajian dan tadarus Al-Qur'an.

Pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, masjid ini akan beroperasi penuh selama 24 jam untuk mendukung ibadah para jamaah.

Tidak hanya itu, Masjid Istiqlal juga memperkenalkan Kampung Ramadhan Internasional, di mana umat Islam dari berbagai negara dapat merasakan suasana Ramadhan yang penuh toleransi di Indonesia.

Baca Juga: Jaga Kesehatan Tubuh: Hindari Makanan dengan Perasa, Pengawet, dan Pewarna Saat Sahur

Bahkan, umat non-Muslim pun turut berkontribusi dalam kegiatan sosial yang diselenggarakan di Istiqlal.

Fasilitas Gratis: Hotel untuk Musafir dan Pasar Intelektual
Salah satu program unggulan lainnya adalah penyediaan hotel gratis dengan 40 kamar bagi musafir dan tamu yang datang ke Masjid Istiqlal.

Fasilitas ini dilengkapi dengan sarapan gratis, menjadikan masjid sebagai tempat persinggahan yang nyaman selama Ramadhan.

Selain itu, Menag Nasaruddin Umar juga menyebutkan adanya Pasar Intelektual, sebuah inisiatif unik yang menggabungkan edukasi dan budaya dalam suasana Ramadhan.

Di sini, jamaah dapat mengikuti berbagai kursus bahasa, seperti bahasa Arab, Inggris, dan Mandarin—semuanya tanpa biaya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X