Presiden Prabowo Dorong Pemberdayaan Masyarakat: Langkah Strategis Pemerintah untuk Kemandirian Ekonomi

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Senin, 6 Januari 2025 | 11:50 WIB
Presiden Prabowo Subianto menerima menteri koordinator (Menko) dan sejumlah menteri di bawah Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat di Istana Bogor, Jawa Barat, pada Jumat, 3 Januari 2025. (Foto: https://www.setneg.go.id/baca/index/presiden_prabowo_dorong_agenda_pemberdayaan_pemerintah_siapkan_langkah_strategis)
Presiden Prabowo Subianto menerima menteri koordinator (Menko) dan sejumlah menteri di bawah Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat di Istana Bogor, Jawa Barat, pada Jumat, 3 Januari 2025. (Foto: https://www.setneg.go.id/baca/index/presiden_prabowo_dorong_agenda_pemberdayaan_pemerintah_siapkan_langkah_strategis)

WartaPesona.com- Pada Jumat, 3 Januari 2025, Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, serta sejumlah menteri terkait di Istana Bogor, Jawa Barat.

Pertemuan ini bertujuan untuk membahas langkah-langkah strategis dalam pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan kemandirian ekonomi bangsa.

Menko Muhaimin Iskandar dalam keterangannya kepada media menyampaikan komitmen pemerintah untuk segera menangani berbagai isu penting yang dapat memperkuat pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga: Menatap 8 Persen Pertumbuhan Ekonomi: Pemerintah Targetkan Investasi Rp13.032 Triliun untuk Masa Depan Indonesia

Salah satu langkah utama adalah memastikan data penerima bantuan sosial yang lebih tepat sasaran melalui pengelolaan data tunggal.

Selain itu, pemerintah juga fokus pada peningkatan kapasitas usaha kecil, menengah, dan koperasi (UMKM) agar lebih siap bersaing dan berkembang.

“Banyak isu yang harus ditangani dengan cepat, salah satunya adalah data tunggal agar tepat sasaran.

Baca Juga: Presiden Prabowo Terima Laporan IHPS I 2024 dari BPK: Upaya Perbaikan Tata Kelola Keuangan Negara

Selain itu, kami juga akan meningkatkan kapasitas UMKM dengan memberi akses terhadap bahan baku dan kemampuan teknis.

Kami juga merancang holding antar UMKM agar mereka dapat berkolaborasi dengan usaha besar,” jelas Muhaimin.

Selain pemberdayaan ekonomi melalui UMKM, perhatian khusus juga diberikan pada para pekerja migran Indonesia.

Baca Juga: Lindungi Identitasmu! 10 Cara Efektif Meningkatkan Keamanan Data Pribadi di Dunia Digital

Pemerintah, menurut Muhaimin, akan mendirikan 100 balai latihan kerja baru untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan para pekerja migran sebelum diberangkatkan ke luar negeri.

Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa pekerja migran Indonesia siap dengan keterampilan yang memadai dan sesuai dengan standar internasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X