Respon Jokowi dan Kontroversi Skandal Suap Hasto Kristiyanto: Drama Politik Akhir 2024

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Kamis, 26 Desember 2024 | 12:24 WIB
Potret Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (Dok. media sosial)
Potret Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (Dok. media sosial)

 

WartaPesona.com - Kasus korupsi yang menyeret Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto, memicu gelombang kontroversi di penghujung tahun 2024.

Hasto resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 24 Desember 2024 atas dugaan suap terkait pergantian antarwaktu (PAW) Harun Masiku.

Di sisi lain, nama Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), ikut disinggung dalam drama ini. Jokowi pun memberikan respons tegas, meminta semua pihak menghormati proses hukum.

Respon Jokowi: "Hormati Proses Hukum"

Saat ditemui di Solo, 25 Desember 2024, Jokowi memberikan pernyataan lugas terkait penetapan tersangka Hasto.

Baca Juga: Netizen Kumpul! 5 Artis Indonesia Resmi Tunangan di 2024, Bikin Baper

"Sudah purna tugas, pensiunan," ujar Jokowi di Gedung Graha Saba Buana.
Ia melanjutkan, "Ya, hormati seluruh proses hukum yang ada, sudah."

Pernyataan ini sekaligus menegaskan posisi Jokowi yang tidak ingin terseret lebih jauh dalam polemik tersebut.

PDIP Sebut Motif Politik di Balik Kasus Hasto

Namun, PDIP melihat ada motif politik di balik penetapan tersangka Hasto. Ketua DPP PDIP, Ronny Talapessy, menyebut Hasto menjadi target karena sikapnya yang menentang Jokowi di akhir masa jabatan.

"Dugaan kami, pengenaan pasal Obstruction of Justice hanyalah formalitas teknis hukum saja," ujar Ronny.

"Alasan sesungguhnya adalah motif politik, terutama karena sikap Sekjen PDIP yang tegas menentang penyalahgunaan kekuasaan di penghujung pemerintahan Jokowi," tambahnya.

Ronny juga mengungkit pemecatan tiga kader partai, yaitu Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, dan Bobby Nasution, sebagai bukti sikap tegas PDIP dalam menjaga demokrasi.

Baca Juga: Lemonilo: Dari Kegagalan Menuju Kesuksesan Mie Instan Sehat

Peran Krusial Hasto dalam Kasus Harun Masiku

Ketua KPK Setyo Budiyanto menjelaskan kronologi keterlibatan Hasto dalam upaya meloloskan Harun Masiku sebagai caleg DPR.

"Hasto secara aktif berupaya menggagalkan Rizky Aprilia sebagai caleg terpilih dengan berbagai cara, termasuk penyuapan," terang Setyo.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X