WartaPesona.com - Kementerian Keuangan RI bersama Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) menggelar Forum Tematik Bakohumas dengan tema "Langkah-Langkah Kementerian/Lembaga Menghadapi Akhir Tahun Anggaran 2024" pada Kamis (14/11/2024) di Aroem, Jakarta.
Acara ini dihadiri oleh 120 peserta dari berbagai kementerian dan lembaga untuk memperkuat kolaborasi dalam menyampaikan kebijakan dan informasi kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantoro, menyatakan bahwa meskipun kondisi ekonomi global bergejolak, perekonomian Indonesia tetap menunjukkan pertumbuhan positif.
"APBN kita masih berada di jalur yang tepat dengan defisit terkendali, belanja yang meningkat, serta pendapatan yang membaik hingga akhir Oktober 2024," ungkap Deni. Ia menekankan pentingnya menjaga momentum kinerja ini hingga penutupan tahun anggaran di bulan Desember.
Baca Juga: Kolaborasi Ekonomi Kreatif dan Pemerintah: Sinergi Baru Menuju Indonesia Emas 2045
Deni juga menyoroti pentingnya sinergi kehumasan antar kementerian dan lembaga untuk mengamplifikasi pesan kebijakan pemerintah kepada masyarakat luas.
"Forum ini adalah langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi komunikasi publik. Kementerian Keuangan telah menginformasikan perkembangan APBN melalui berbagai kanal media, dan kami berharap kementerian/lembaga lainnya melakukan hal yang sama," tambahnya.
Muhammad Farid, Kepala Seksi Analisis dan Pengembangan Pelaksanaan Anggaran IV Direktorat Jenderal Pembendaharaan Kemenkeu, hadir sebagai narasumber utama.
Dalam paparannya, Farid menjelaskan bahwa APBN berperan sebagai shock absorber yang efektif dalam menjaga stabilitas ekonomi, daya beli masyarakat, dan mendukung program prioritas Kabinet Merah Putih.
"Hingga akhir tahun 2024, APBN akan terus dimaksimalkan untuk mencapai berbagai target program strategis. Ini menunjukkan kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi," jelas Farid.
Beberapa program utama yang didukung APBN meliputi perlindungan sosial, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, dan pengembangan infrastruktur.
Baca Juga: Laga Persahabatan Jurnalis Indonesia vs Jepang: Semarak Sambut Duel Timnas di SUGBK
Artikel Terkait
Menakar Keberhasilan APBN 2024: Antara Target dan Kenyataan
Sri Mulyani : Waktu Penetapan UU APBN 2024 sudah rampung sebelum adanya bakal calon Paslon Pilpres.
Kata Luhut tanggal 17 Agustus nanti subsidi bagi rakyat akan dikurangi, dampak defisit APBN 2024
Presiden Prabowo Bertemu Pimpinan Perusahaan Raksasa AS di Washington: Dorong Investasi untuk Perkuat Ekonomi Indonesia
Kolaborasi Ekonomi Kreatif dan Pemerintah: Sinergi Baru Menuju Indonesia Emas 2045