Prabowo Optimis Program Makan Siang dan Susu Gratis akan Teralokasi dengan Baik

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Senin, 13 Mei 2024 | 10:35 WIB
Prabowo diwawancari oleh 'Talk to Al Jazeera' (Tim Warta Pesona 01)
Prabowo diwawancari oleh 'Talk to Al Jazeera' (Tim Warta Pesona 01)

 

WartaPesona.com - Presiden terpilih Prabowo Subianto pada periode 2024 hingga 2029 kembali menegaskan pentingnya program makan siang dan susu gratis bagi seluruh anak sekolah di Indonesia.


Hal itu ditegaskannya kembali dalam wawancara eksklusif di acara "Talk to Al Jazeera" yang disiarkan pada Minggu, 5 Desember.

Baca Juga: Rombongan SMK Alami Kecelakaan Bus Terguling di Ciater, Subang. Korban Jiwa Mencapai 11 Orang


Menurut Prabowo, program makan siang dan susu gratis yang akan dibagikan kepada sekitar 80 juta penduduk ini merupakan hal yang mendesak dan harus dipercepat demi masa depan anak-anak Indonesia.

“Saya kira program makan gratis ini sangat mendesak dan harus segera kita ambil tindakan dan anak-anak Indonesia adalah masa depan kita. Saya kira ini sangat strategis bagi masa depan Indonesia,” kata Prabowo.

Prabowo pun mempertegas pernyataannya bahwa rencana tersebut telah direncanakan dan diperhitungkan terlebuh dahulu.

Baca Juga: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah menyiapkan paviliun Indonesia untuk Expo World Water Forum 2024.

“Saya sudah mempelajari masalahnya, saya mempelajari apa yang bisa kita selamatkan dan apa yang bisa kita alokasikan. Saya sangat, sangat yakin,” jelas Prabowo

Program makan siang dan susu gratis ini tidak serta merta memiliki tujuan sekedar mencegah stunting. Tetapi, tujuan lainnya adalah untuk meningkatkan konsumsi gizi yang layak untuk anak-anak di Indonesia.

“Tidak hanya membantu kesehatan mereka. Tahukah Anda, stunting yang dialami anak-anak Indonesia menurut saya sangat menyedihkan,” Prabowo menambahkan.

Uji coba dari program makan siang dan susu gratis tersebut sudah silaksanakan secara berkala di wilayah Kalimantan dan Timur Indonesia.

Baca Juga: Menparekraf Luncurkan Platform FIFTY untuk Membuka Peluang Pembiayaan Teknologi Finansial bagi Pelaku Parekraf

“Kita sudah mulai dengan proyek pilot yang sudah 3 bulan. Kita mulai tidak banyak, tapi kita sudah memulai di Kalimantan, Indonesia Timur dan semua melaporkan setelah 2-3 bulan tingkat kehadiran anak-anak (di sekolah) meningkat,” kata Prabowo

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB

Houthi, Sekutu Iran di Yaman Serang Arab Saudi.

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:03 WIB
X