Nah, ada satu rumah yang dikhususkan untuk keperluan ritual bagi masyarakat di Desa Adat Wae Rebo. Penduduk lokal di desa ini mayoritas beragama Katolik tetapi masih menganut kepercayaan lama. Di rumah ini tersimpan pusaka suci berupa gendang dan gong.
Dengan populasi kecil yaitu sekitar 1,200 jiwa, desa ini terdiri dari 7 rumah. Makanan pokok penduduk desa adalah singkong dan jagung.
Baca Juga: Bentang Jawa : Menelusuri Pesona Pulau Jawa dengan Bersepeda
Namun, di sekitar desa mereka juga menanam kopi, vanili, dan kayu manis yang mereka jual di pasar yang terletak sekitar 15 km dari desa.
Belakangan ini, Desa Adat Wae Rebo semakin populer sebagai tujuan wisata bagi para pencinta ekowisata domestik dan mancanegara. Hal ini tentunya juga menambah kesejahteraan ekonomi desa tersebut.
Bila ingin mengunjungi Desa Adat Wae Rebo, Sobat Pesona bisa menetapkan titik awal perjalanan dari Bandara Komodo yang terletak di Labuan Bajo. Selanjutnya, berangkatlah menuju Kota Ruteng.
Ada beberapa pilihan transportasi seperti naik mobil travel atau menyewa mobil pribadi. Setelah 3-4 jam perjalanan, perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan ojek selama 3-4 jam menuju Denge; desa terakhir sebelum pada akhirnya menuju ke Desa Adat Wae Rebo.
Kalau Sobat Pesona penasaran ingin datang langsung dan merasakan kehidupan tradisional yang sederhana yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan, masyarakat di Desa Adat Wae Rebo tentunya akan dengan hangat menyambutmu!
Baca Juga: Ashtari : Berkeliling Lombok Melalui Hidangan Slow Food dan Real Food
Namun, ingat untuk selalu patuhi protokol kesehatan yang berlaku seperti cuci tangan sesering mungkin, jaga jarak dengan orang lain, dan pakai masker di tempat umum.
Jangan lupa lengkapi vaksin kamu dengan booster untuk pengalaman berwisata yang nyaman dan sehat. Jangan lupa juga untuk follow akun media sosial kami di Instagram, Facebook, Twitter, YouTube, dan TikTok.
Baca Juga: Wisata ke Lombok, Ini Deretan Destinasi yang Wajib Dikunjungi dan Kuliner Serta Tenun yang Harus Dibeli, se
Desa Adat Wae Rebo juga dekat dengan destinasi wisata Labuan Bajo. Kalau kamu ingin tahu lebih banyak tentang Labuan Bajo, kamu bisa baca artikelnya di sini!
Artikel Terkait
Sandiaga Uno Menparekraf Ajak Wisatawan Nonton dan Meriahkan ajang WSBK 2023 di Mandalika
Kelezatan 10 Makanan Khas Sumatera Barat Yang Menggugah Selera
Inilah 4 Hotel Unik di Yogyakarta Yang Menawarkan Keindahan
Penawaran Menarik dari PT KAI : Tarif Reduksi, Tarif Khusus, Hingga Tarif Subkelas untuk Pembelian Tiket
Liburan ke Borobudur? Ini 9 Makanan Lezat Khas Magelang yang Bisa Dinikmati
Sandiaga Uno Menparekraf Raih Penghargaan atas Kontribusi pada Program Kedaireka Matching Fund 2022
Ashtari : "Berkeliling" Lombok Melalui Hidangan Slow Food dan Real Food
Wisata ke Lombok, Ini Deretan Destinasi yang Wajib Dikunjungi dan Kuliner Serta Tenun yang Harus Dibeli
Morotai,Surga Tropis di Maluku Utara Keindahan Yang Luar Biasa
Jeeva Beloam Beach Camp, Resort di Lombok Patut Dikunjungi, Ini Komitmennya untuk Potensi Sumber Daya Lokal