"Program-program penyiapan ini sangat penting, apalagi ditambah dengan peningkatan kapasitas masyarakat, pengelola desa wisata sebagai unsur terpenting dalam pengembangan destinasi atau dalam hal ini desa wisata," kata Menparekraf Sandiaga.
Baca Juga: Kemenpora Beri Dukungan F1 Powerboat Danau Toba Jadi Ajang Bagi Kemajuan Olahraga Air di Indonesia
Ia mengingatkan dalam pengelolaan destinasi harus dilakukan dengan memperhatikan inovasi produk wisata, pengembangan UMKM, penerapan pariwisata berkelanjutan.
"Hingga interpretasi dan promosi yang mengemas cerita untuk menarik wisatawan," ujar Sandiaga.
Sementara Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu yang hadir secara luring, mengatakan, program dan kegiatan dari Kemenparekraf/Baparekraf, menyentuh aspek pengelolaan destinasi, yang memerlukan kerja sama, dukungan, dan kesiapan dari daerah.
Baca Juga: Sandiaga Uno Hadir secara Online, Kemenparekraf Akan Luncurkan Kharisma Event Nusantara 2023
"Untuk itu, masyarakat di destinasi perlu memiliki persepsi dan pemahaman yang seirama akan arah pengembangan destinasi. Hal ini dapat terwujud melalui program peningkatan kapasitas seperti Bimtek hari ini," kata Vinsensius Jemadu.