Baca Juga: Manfaat tanaman Brotowali, menjaga kesehatan hati dan mengontrol gula darah
Selain dumpling dan pangsit, Dim Sum juga mencakup berbagai hidangan kukus lainnya seperti siomay, baozi, dan roll panggang.
Siomay adalah hidangan kukus yang terdiri dari potongan daging, udang, atau ikan yang dihancurkan dan dicampur dengan bumbu.
Baozi, atau roti kukus, adalah bola adonan yang diisi dengan daging cincang atau pasta manis seperti kacang merah.
Roll panggang adalah gulungan isi yang terbuat dari lembaran kulit pangsit yang diisi dengan bahan seperti daging babi, jamur, atau udang, kemudian dipanggang hingga renyah.
Salah satu hal menarik tentang Dim Sum adalah pengalaman menyantapnya.
Tradisi makan Dim Sum sering kali melibatkan keluarga atau teman-teman yang berkumpul di restoran Dim Sum.
Makanan Dim Sum disajikan dalam keranjang kecil yang dipindahkan dari meja ke meja oleh para pelayan.
Setiap hidangan disajikan dalam porsi kecil, memungkinkan para tamu untuk mencicipi berbagai macam hidangan dan berbagi dengan yang lain.
Baca Juga: Pakaian Adat Khas Sunda: Memperkaya Warisan Budaya Indonesia
Di berbagai negara, restoran Dim Sum telah menjadi tempat populer untuk menikmati hidangan ini.
Restoran Dim Sum biasanya memiliki suasana yang ramai dan hidup, dengan aroma harum yang menggoda dari hidangan yang baru saja dikukus.
Para tamu dapat memilih hidangan sesuai dengan selera mereka, dan pelayan akan mencatat pesanan di kartu yang ditandai dengan stempel.
Dim Sum tidak hanya menawarkan cita rasa yang lezat, tetapi juga menjadi representasi kebudayaan China.
Hidangan ini mencerminkan keahlian dan kecerdikan dalam menggulung, melipat, dan mengisi adonan, serta penggunaan rempah-rempah dan bahan-bahan segar.