pesona-kuliner

Pariwisata Indonesia Tumbuh Positif: Strategi Inklusif dan Berkelanjutan Kemenpar Dorong Kebangkitan Sektor Wisata Nasional

Jumat, 30 Mei 2025 | 12:28 WIB
Menteri Pariwisata : Widiyanti Putri Wardhana (Foto: kemenpar.go.id)

WartaPesona.com- Jakarta, 28 Mei 2025 — Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar) kembali mencatatkan kinerja positif dalam sektor pariwisata nasional.

Dalam Laporan Kinerja Bulanan yang disampaikan Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, didampingi Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, di Jakarta pada Rabu (28/5), dipaparkan berbagai capaian strategis yang menunjukkan tren pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan perjalanan wisatawan nusantara (wisnus), serta berbagai inisiatif pembangunan kepariwisataan yang inklusif dan berkelanjutan.

Wisatawan Mancanegara dan Nusantara Tumbuh Signifikan
Meski terjadi sedikit koreksi pada angka bulanan, secara keseluruhan kuartal I tahun 2025 mencerminkan kebangkitan sektor pariwisata.

Baca Juga: Dari Borobudur untuk Dunia: Indonesia dan Prancis Kukuhkan Aliansi Budaya Menuju Masa Depan Berkelanjutan Peluncuran kemitraan strategis kebudayaan

 

Tercatat sebanyak 841,03 ribu kunjungan wisman pada Maret 2025, sedikit menurun 2,18% dibandingkan bulan sebelumnya.

Namun secara kumulatif, kunjungan wisman mencapai 2,74 juta perjalanan selama kuartal pertama 2025, tumbuh 7,83% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka ini memberi harapan akan pemulihan berkelanjutan sektor wisata internasional pasca pandemi.

Lebih menggembirakan lagi adalah kinerja wisatawan nusantara. Sepanjang Maret 2025, tercatat 88,91 juta perjalanan wisnus, meningkat 12,61% dibandingkan Maret 2024.

Baca Juga: Jejak Persahabatan di Borobudur: Ketika Dua Pemimpin Dunia Bertemu dalam Keheningan Warisan Budaya

Secara kumulatif, wisnus mencatatkan 282,41 juta perjalanan sepanjang kuartal I 2025, tumbuh 12,71% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Data ini memperkuat posisi wisatawan domestik sebagai pilar utama keberlanjutan sektor pariwisata nasional.

Surplus Devisa dari Wisata dan Efisiensi Perjalanan Luar Negeri
Dalam aspek perjalanan keluar negeri, Badan Pusat Statistik mencatat 582 ribu perjalanan warga Indonesia ke luar negeri pada Maret 2025, turun 15,92% dibandingkan Maret tahun sebelumnya.

Namun, secara kuartalan terdapat peningkatan sebesar 6,55%, menjadi 2,33 juta perjalanan.

Perbandingan ini menunjukkan bahwa meskipun mobilitas global meningkat, dominasi wisatawan asing yang masuk ke Indonesia masih lebih tinggi, menciptakan surplus devisa yang penting bagi perekonomian nasional.

Halaman:

Tags

Terkini

Ada Festival Iraw Tengkayu di Kalimantan Utara

Sabtu, 4 Juli 2026 | 06:18 WIB