pesona-kuliner

Festival Asmat Pokman 2024: Mengukir Sejarah, Merayakan Budaya Papua di Pentas Dunia

Kamis, 10 Oktober 2024 | 13:00 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. (Kemenparekraf)

WartaPesona.com - Festival Asmat Pokman ke-37 kembali digelar, menjadi sorotan sebagai satu-satunya acara unggulan dari Papua Selatan yang masuk dalam 110 Kharisma Event Nusantara (KEN) 2024.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, memberikan apresiasi besar atas konsistensi dan inovasi yang ditampilkan di festival ini.

Baca Juga: Timnas Indonesia Siap Hadapi Bahrain, Suporter Diharapkan Beri Dukungan Maksimal di Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026

"Sekali lagi, Festival Asmat Pokman berhasil masuk dalam KEN 2024 berkat kualitas yang terus ditingkatkan. Ini adalah kebanggaan besar bagi Papua Selatan," ujar Sandiaga dalam sambutannya di Lapangan Yos Sudarso, Agats, Kabupaten Asmat, pada hari kedua festival, Selasa (8/10/2024).

Setibanya di Asmat, Sandiaga disambut dengan antusias oleh masyarakat dan wisatawan mancanegara yang mayoritas datang dari Eropa, terutama Prancis dan Jerman.

Sebagai bagian dari tradisi penyambutan, wajah Sandiaga diolesi sagu, simbol penerimaan oleh Suku Asmat.

Baca Juga: Naik Kereta dari Jakarta ke Bandung Cuman 16 Ribu, Healing Gak Perlu Mahal

Festival yang berlangsung dari 7 hingga 11 Oktober 2024 ini menampilkan berbagai seni budaya, termasuk demonstrasi ukiran tangan, atraksi manuver perahu, dan workshop tradisional pangkur sagu.

Festival ini unik karena penjualan ukiran dan anyaman asli Asmat dilakukan melalui sistem lelang, menambah daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Salah satu acara yang paling dinanti adalah manuver perahu tradisional Asmat, di mana para pendayung berdiri sambil mengeluarkan pekikan khas, memukul perahu dengan papan dayung, dan menghias sungai dengan formasi yang megah. Atraksi ini selalu berhasil memukau para wisatawan.

Baca Juga: Gedung Museum Sumpah Pemuda di Kramat Raya Jakarta pernah jadi toko bunga, ceritanya begini

Festival Asmat Pokman juga terus memperkaya acaranya dengan mengadakan trip bakau untuk mempromosikan ekowisata dan pelestarian ekosistem mangrove di wilayah Asmat.

Selain itu, ada talk show pariwisata, workshop body painting Asmat, serta pentas seni tari dan musik.

Sandiaga menekankan pentingnya dukungan wisatawan terhadap pengrajin lokal.

Halaman:

Tags

Terkini