WartaPesona.com - Destinasi wisata religi Masjid Gedhe Yogyakarta dibangun tahun 1773 Masehi, 18 tahun setelah berdirinya Keraton Yogyakarta.
Masjid Gedhe Yogyakarta seperti yang terlihat sekarang ini dibangun bertahap sejak zaman Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono I.
Kepastian tanggal berdirinya Masjid Gedhe Yogyakarta bisa dilihat dari prasasti pendiriannya yang disebut Candra Sengkala.
Baca Juga: Yang suka makanan seafood kepiting, yuk ingat lagi Fatwa MUI berikut ini
Candra Sengkala berdirinya Masjid Gedhe Yogyakarta berbunyi ‘Gapura Trus Winayang Jalma’, yang berarti tahun 1699 Jawa/ 1773 Masehi.
Adapun hari dan tanggalnya juga dituliskan, yang menunjukkan hari Ahad Wage 6 Rabiul Akhir 1699 Tahun Alip.
Pada zaman kerajaan, tempat ibadah keagamaan hanya dibangun oleh raja. Demikian pula Masjid Gedhe Yogyakarta.
Masjid itu dibangun oleh Sri Sultan HB I, yang sebelumnya juga banyak membangun masjid-masjid kecil ketika masih berperang gerilya melawan Belanda.
Masjid-masjid kecil atau mushola itu dibangun sebagai basis pertahanan sekaligus menggalang kekuatan.
Sekarang, Masjid Gedhe Yogyakarta juga menjadi Masjid Raya Kota Yogyakarta.
Masjid yasan Dalem Sultan HB I seperti yang terlihat sekarang, pembangunannya dilakukan bertahap sampai pada zaman Sultan HB VIII.
Masjid Gedhe Yogyakarta yang semula hanya kecil, dua tahun kemudian baru diperluas dengan membuatkan serambi.
Baca Juga: Penderita asam urat harus hindari 9 makanan ini, 2 di antaranya durian dan seafood