WartaPesona.com - Kapolda Jambi yang diketahui melakukan pendaratan darurat helikopternya karena kondisi cuaca dan kabut tebal di Bukit Tamia, Muara Emat, Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi pada hari Minggu, 19 Februari 2022, telah ditemukan dan sedang dalam proses evakuasinya pagi ini.
Kondisi Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono dan rombongan 8 personil kepolisian dinyatakan dengan kondisi selamat dan terdapat luka-luka, setelah bertahan selama 24 jam di tengah hutan.
Baca Juga: Dosen UII Hilang di Luar Negeri, Ini Tips Aman dan Nyaman Berpergian ke Luar Negeri
Jam 09.00 WIB, Senin, 20 Februari, para korban sudah ditemukan tim SAR dan mendapatkan bantuan pengobatan pertama, selimut dan logistik makanan di lokasi. Para korban sedang dalam proses evakuasi melalui udara saat ini dan akan segera dibawa ke rumah sakit.
Kondisi darurat penerbangan seperti ini bisa saja terjadi kepada siapa saja, belajar dari apa yang terjadi dengan Kapolda Jambi dan rombongan, ini adalah tips yang kita bisa ketahui dan pelajari jika kondisi seperti itu terjadi pada diri kita.
Berikut tips untuk bisa bertahan hidup darurat di tengah hutan, langkah-langkah berikut dapat membantu memastikan keselamatan Anda:
- Tetap tenang dan jangan panik. Coba untuk tetap fokus dan mempertahankan ketenangan, bahkan jika situasinya tampak menakutkan.
- Cek apakah ada cedera pada diri sendiri atau orang lain. Jika ada cedera yang membutuhkan perhatian medis segera, cobalah untuk memberikan pertolongan pertama sesuai dengan kemampuan Anda.
- Evaluasi kondisi sekitar dan periksa apakah Anda dapat bergerak ke tempat yang lebih aman. Jika mungkin, coba untuk bergerak ke tempat yang lebih datar atau ke tempat yang lebih aman.
- Tetap di tempat pendaratan dan segera cari tempat perlindungan dari cuaca ekstrem seperti hujan atau panas matahari. Cari tempat yang terlindung dari angin dan pilih tempat yang aman dari kemungkinan longsor atau tanah longsor.
Baca Juga: Pahami Lebih Lanjut Mengenai Demensia Frontotemporal dan Gejalanya, Penyakit yang Diidap Aktor Bruce Wilils - Coba untuk membangun sinyal ke darat untuk meminta bantuan. Cobalah menggunakan peralatan radio atau telepon seluler untuk memberi tahu orang lain bahwa Anda membutuhkan bantuan. Jangan khawatir jika sinyalnya tidak terlalu kuat, karena penyelamat masih dapat mendeteksi sinyal tersebut.
- Tetap di tempat dan tunggu tim penyelamat datang. Jangan bergerak terlalu jauh dari lokasi pendaratan darurat helikopter, karena akan sulit bagi tim penyelamat untuk menemukan Anda jika Anda bergerak jauh. Segera cari bantuan medis jika diperlukan.
- Cari sumber makanan alternatif. Mencari makanan di alam liar bisa jadi sulit, tetapi ada beberapa sumber makanan yang dapat dimanfaatkan, seperti buah-buahan liar, akar, dan kacang-kacangan.
- Jika Anda harus meninggalkan tempat pendaratan, pastikan untuk membawa peralatan yang diperlukan seperti air, makanan, dan peta. Cari jalan yang terbaik untuk keluar dari daerah tersebut, dan berjalanlah dengan hati-hati dan perlahan-lahan.
Ingat bahwa situasi darurat dapat terjadi kapan saja, jadi penting untuk selalu mempersiapkan diri dengan baik sebelum melakukan kegiatan di luar ruangan seperti hiking atau berkemah dan penerbangan. Bawa peralatan dan persediaan yang cukup dan pelajari tentang kondisi dan kemungkinan risiko di daerah tersebut sebelum melakukan kegiatan tersebut.
Demikian tips untuk bertahan hidup dan selamat dalam kondisi darurat jika ada di dalam hutan. *** (SA)