Monkeypox dapat menyebar ke siapa saja melalui kontak intim. Seperti sentuhan kulit ke kulit, termasuk kontak langsung dengan ruam monkeypox, koreng, atau cairan tubuh dari penderita monkeypox
Menyentuh benda, kain (pakaian, tempat tidur, atau handuk), dan permukaan yang pernah digunakan oleh penderita cacar monyet.
Cacar monyet juga bisa menular saat melakukan seks oral, anal, dan vagina atau menyentuh alat kelamin (penis, testis, labia, dan vagina) atau anus (lubang pantat) orang yang terkena cacar monyet.
Baca Juga: Di Indonesia Sudah Masuk Cacar Monyet, Begini Pencegahannya dan Simak Menurut Ahli Agar Kita Tenang
Dilansir Pikiran-Rakyat.com dari CDC, gejala dari cacar monyet meliputi demam, panas dingin, pembengkakan kelenjar getah bening, kelelahan, sakit otot dan sakit punggung, sakit kepala, dan gejala pernapasan (misalnya sakit tenggorokan, hidung tersumbat, atau batuk).
Kesimpulannya, kabar bahwa virus cacar monyet sudah bermutasi dan kini ditularkan melalui udara tidaklah benar. Informasi ini masuk dalam kategori konten salah atau misleading content.***
(Shintia Rahma Islamiati/Pikiran-rakyat.com) (AA)