Beberapa orang berpendapat bahwa minum es dapat mempengaruhi metabolisme tubuh.
Mereka berargumen bahwa tubuh harus menghabiskan energi tambahan untuk memanaskan es yang masuk ke dalam sistem pencernaan, sehingga dapat meningkatkan pembakaran kalori dan membantu dalam proses penurunan berat badan.
Baca Juga: Lulusan matematika makin dibutuhkan di banyak bidang pekerjaan saat ini
Namun, efek ini sangat kecil dan tidak signifikan dalam proses pembakaran kalori secara keseluruhan.
3. Pola Makan Keseluruhan dan Gendut
Ketika membahas apakah minum es secara berlebihan dapat menyebabkan kegemukan, penting untuk memperhatikan pola makan secara keseluruhan.
Penambahan berat badan terjadi ketika jumlah kalori yang dikonsumsi melebihi jumlah kalori yang dibakar oleh tubuh.
Baca Juga: 10 komoditas makanan penyumbang terbesar Garis Kemiskinan di DIY Maret 2023, nomor 1 beras
Jika Anda mengonsumsi makanan dan minuman dengan kalori yang berlebihan secara keseluruhan, termasuk minuman es, dan tidak mengimbanginya dengan aktivitas fisik yang cukup, maka Anda berisiko mengalami kegemukan.
Faktor lain yang dapat mempengaruhi penambahan berat badan adalah kualitas makanan yang dikonsumsi.
Jika minuman es yang Anda pilih mengandung banyak gula dan lemak jenuh, dan Anda mengkonsumsinya secara berlebihan, maka itu dapat berkontribusi pada kegemukan.
Baca Juga: Menikmati keindahan wisata di Kota Isle of Skye Skotlandia
Secara umum, minum es dalam jumlah yang wajar tidak akan menyebabkan kegemukan. Es pada dasarnya tidak mengandung kalori, tetapi tambahan bahan lain dalam minuman es seperti gula dan lemak dapat meningkatkan jumlah kalori yang dikonsumsi.
Penting untuk memperhatikan pola makan secara keseluruhan dan memilih minuman es yang sehat dan rendah kalori.
Menggantikan minuman es tinggi gula dengan minuman es rendah kalori atau minuman yang lebih sehat seperti air putih, teh herbal tanpa gula, atau infused water dapat membantu menjaga asupan kalori Anda dalam batas yang sehat.