Selain digunakan sebagai tanaman hias, Kembang Telang juga memiliki manfaat dalam pengobatan tradisional.
Di beberapa daerah di Indonesia, khususnya Bali dan Jawa, bunga Kembang Telang telah digunakan secara turun temurun untuk mengobati berbagai keluhan kesehatan, termasuk masalah mata.
Dalam konteks miopi, Kembang Telang digunakan sebagai obat tradisional dengan cara direbus atau direndam dalam air hangat, kemudian air hasil perendaman digunakan untuk mencuci mata.
Kandungan senyawa aktif dalam Kembang Telang, seperti flavonoid dan anthocyanin, diketahui memiliki efek antiinflamasi dan antihistamin.
Penggunaan air rebusan atau rendaman Kembang Telang diyakini dapat meredakan peradangan pada mata dan membantu mengurangi gejala miopi.
Pemanfaatan bunga Kamboja Bali dan Kembang Telang sebagai obat tradisional miopi memiliki dasar penggunaan yang cukup kuat.
Meskipun penelitian ilmiah tentang khasiat kedua bunga ini masih terbatas, banyak pengalaman dan testimoni positif dari masyarakat yang telah mencoba pengobatan menggunakan bunga-bunga tersebut.
Namun, sangat penting untuk diingat bahwa miopi adalah kondisi medis yang memerlukan diagnosa dan penanganan yang tepat dari profesional medis.
Penggunaan bunga Kamboja Bali dan Kembang Telang sebagai pendukung pengobatan miopi dapat dilakukan sebagai salah satu metode komplementer, tetapi tidak boleh digunakan sebagai pengganti perawatan medis yang direkomendasikan. ***(FA)