WartaPesona.com - Batik Indonesia dengan keunikan dan keindahannya, telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO.
Batik merupakan seni kain tradisional yang unik, dengan pola dan desain diterapkan pada kain melalui proses pewarnaan tertentu.
Batik Indonesia terkenal karena keindahan motifnya, kecermatan tekniknya, dan keberagaman gaya yang mencerminkan kekayaan budaya Nusantara.
Pengakuan UNESCO terhadap batik sebagai warisan budaya takbenda sejak tahun 2009, membuat apresiasi dan popularitas batik Indonesia di tingkat global meningkat.
Sementara itu, dalam sejarahnya batik Indonesia sudah ada sejak ribuan tahun lalu.
Jejak pertama batik ditemukan dalam arkeologi Candi Borobudur yang berusia lebih dari 1.200 tahun.
Namun, perkembangan batik sebagai seni tekstil yang lebih dikenal bermula pada era Kerajaan Mataram Hindu-Budha abad 8 hingga abad 10 Masehi.
Saat itu, batik digunakan sebagai simbol status sosial dan diproduksi secara eksklusif oleh keluarga kerajaan dan bangsawan.
Baca Juga: PPP usung Sandiaga Uno sebagai Bakal Calon Wakil Presiden 2024
Pada masa Majapahit, batik semakin berkembang dan menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat.
Batik digunakan dalam upacara adat, pakaian formal, dan sebagai hadiah dalam tradisi sosial.
Di era kolonial Belanda, batik mengalami perubahan pengaruh dan menghadapi tantangan dari industri tekstil asing.
Namun, kecintaan dan upaya melestarikan batik oleh para perintis seperti Raden Saleh dan Karel Zaalberg membantu mempertahankan eksistensi dan keaslian batik Indonesia.