WartaPesona.com- Simak 8 Manfaat Jalan Kaki untuk Kesehatan yang Perlu Anda Ketahui Seorang dokter di Yunani kuno yang bernama Hippocrates pernah berkata: "Berjalan adalah obat terbaik." Ternyata berjalan kaki dengan terus menerus selama 15 sampai 30 menit sehari dapat mengubah penampilan dan membuat tubuh menjadi lebih sehat.
Berikut ini adalah beberapa manfaat yang kamu bisa dapatkan dari jalan kaki rutin setiap hari. sebagaimana dilansir dari p2ptm.kemkes.go.id.
1. Mencegah penyakit jantung
Menurut American Heart Association, jalan kaki sama efektifnya dengan lari dalam mencegah penyakit jantung dan stroke. Langkah-langkah ini membantu mencegah penyakit jantung dengan menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol serta meningkatkan sirkulasi darah.
Baca Juga: Menikmati Pesona Pantai Kuta Bali: Surga Liburan yang Tidak Terlupakan
2. Tenangkan pikiran
Jika berjalan dapat memperbaiki gejala depresi pada pasien dengan kondisi ini, bayangkan efek positif yang sangat besar dari berjalan kaki jika orang sedang dalam suasana hati yang buruk atau lelah secara mental. Ini pasti bisa memperbaiki "suasana hati yang buruk".
3. Perubahan positif di otak
Studi menemukan bahwa berjalan mencegah kepikunan, menurunkan risiko Alzheimer dan meningkatkan kesehatan mental. Ini juga mengurangi tekanan mental dan membuat endorfin tetap tinggi di dalam tubuh.
4. Meningkatkan penglihatan
Itu mungkin terdengar aneh mengingat matanya tampak begitu terpisah dari kakinya. Tapi berjalan juga baik untuk mata. Karena bisa membantu melawan glaukoma, penyakit dimana cairan menumpuk di bagian depan mata dan menekan saraf optik.
5. Meningkatkan kapasitas paru-paru
Jalan kaki adalah olahraga aerobik yang meningkatkan kadar oksigen dalam aliran darah dan membantu melatih paru-paru, serta menghilangkan racun dan hal-hal lain yang perlu dihilangkan. Pernapasan yang lebih dalam dan lebih baik juga dapat membantu melawan penyakit paru-paru.
6. Meningkatkan kekuatan otot
Kekuatan otot juga dapat ditingkatkan dan berat badan berkurang. Saat orang berjalan 10.000 langkah sehari, itu setara dengan berolahraga di gym, terutama jika mereka juga berjalan menanjak. Selain itu, risiko cedera lebih rendah.
7. Efek yang baik pada pankreas
Penelitian telah menunjukkan bahwa berjalan memiliki efek positif yang lebih besar pada pankreas daripada berlari. Menurut penelitian, sekelompok orang yang berlari selama enam bulan menunjukkan peningkatan resistensi glukosa enam kali lipat dibandingkan mereka yang tidak berlari.
Baca Juga: Menikmati Keindahan Pantai Senggigi, Lombok: Pesona Alam yang Memukau
8. Mencegah diabetes
Membiasakan diri berjalan dengan kecepatan sekitar 4 mil per jam dan mengemudi selama sekitar 50 menit telah ditemukan dapat menunda atau mencegah perkembangan diabetes tipe 2, terutama pada orang gemuk (National Institutes of Diabetes and Digestive & Kidney Diseases).
Seperti yang kita tahu, kasus diabetes yang bisa diobati tanpa obat bisa diobati dengan olahraga teratur. Sementara kadar gula darah hanya dapat dikontrol dengan menggerakkan tubuh (jalan cepat), tidak diperlukan obat-obatan. Artinya, jalan cepat sama bermanfaatnya dengan obat diabetes.*** (AC)