Baca Juga: Langkah untuk Membangun Hubungan yang Sehat dengan Anak Anda
Kemampuan gadget atau smartphone sebagai distraksi bagi anak, bahkan disebutkan terbukti efektif.
Dan sebagai teknik distraksi, gadget dikategorikan sebagai terapi audiovisual.
Dengan bermain gadget bisa meningkatkan suasana hati pasien anak dengan terangsangnya hormone oksitosin, serotonin, endorphin, dan dopamine.
Disebutkan pula, dengan terapi bermain game edukatif berbasis gadget atau smartphone bisa meningkatkan skor perilaku kooperatif pasien anak usia prasekolah usia 4-6 tahun.
Terapi audiovisual dengan gadget juga bisa diberikan bagi pasien anak yang sedang menjalani perawatan di ruang intensif.
Baca Juga: Membangun Lingkungan Belajar yang Inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)
Namun, seringkali pasienn di ruang intensif tidak dalam kondisi sadar penuh karena pengaruh obat sedasi atau analgetik alias pengurang rasa nyeri secara kontinyu.
Teknik distraksi audiovisual dengan smartphone bisa diberikan pada pasien anak di ruang intensif yang dalam kondisi sadar penuh.
Dalam penggunaannya, untuk anak usia lebih dari 7 tahun sudah bisa mandiri memegang smartphone. Namun, untuk yang berusia di bawah 7 tahun biasanya harus dibimbing dan didampingi orang tua.
Nah, demikianlah fungsi penting gadget atau smartphone bagi anak yang tidak hanya berdampak buruk. Sebaliknya, bisa memberikan manfaat sepanjang penggunaannya tepat dan dalam pengawasan. ***(KKT)