gaya-hidup

Hikmah Ramadhan: 7 Keutamaan Dzikir Dalam Kehidupan Sehari-hari

Minggu, 9 April 2023 | 13:08 WIB
Dua hal yang membuat hati kita bersih bersinah yaitu istighfar dan dzikir./pexels.com



WartaPesona.com
- Bulan puasa merupakan bulan yang indah dan penuh dengan ibadah, bulan yang setiap saat segala kegiatan di catat sebagai ibadah.

Bahkan, tidurnya orang berpuasa juga disebut dengan ibadah. Ibadah banyak sekali macamnya, mulai ibadah wajib sampai dengan sunnah.

Menghiasi hari-hari dengan dzikir sungguh mulia sekali. Sesungguhnya terdapat dua hal yang menyebabkan hati kita menjadi berkarat yaitu Lalai dan Dosa.

Begitu juga terdapat dua hal yang membuat hati kita mengkilap bersih bersinar yaitu istighfar dan dzikir.

Baca Juga: Mari Tertawa; Kisah Lucu Nuaiman Sahabat Nabi Yang Penuh Canda

Yuk simak 7 keutamaan dzikir dalam kehidupan kita sehari-hari, sebagaimana disebutkan oleh Ibnu Qoyyim Al Jauziyah.

Sesungguhnya terdapat ratusan keutamaan dalam sebuah kitab Mukhtasar Al Wabil Ash Shayyib wa Rafi Al Kalim Ath Thayyib.

Tetapi pada kesempatan ini, kami hanya akan membagikan 7 keutamaan saja:

1. Dzikir dapat menolak setan, mengusirnya, dan menghancurkannya.

2. Dzikir menyebabkan Allah yang Maha Pemurah memberikan keridhaan.

3. Senantiasa berdzikir kepada Allah dapat membebaskan seseorang dari sifat lupa

Baca Juga: Hikmah Ramadhan: 4 Sifat Calon Penghuni Surga


Padahal sifat tersebut merupakan penyebab kesengsaraan seorang hamba dalam kehidupan duniawi dan ukhrawinya.

Lupa kepada Allah swt akan menyebabkan lupa kepada diri sendiri dan lupa akan kemaslahatannya.

Allah berfirman “Janganlah kalian seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri, mereka itulah orang-orang yang fasik.” (QS Al Hasyr: 19).

4. Dzikir akan menjadikan seorang hamba terus berjalan.

Baca Juga: Sholat Malam Lailatul Qadar, Hukumnya Bid’ah atau Sunnah?


Sekalipun sebenarnya dia sedang berada di atas Kasur, di pasar, dalam keadaan sehat atau sakit, ketika mendapatkan kenikmatan, ketika sedang bekerja, ketika sedang duduk atau berbaring, dan ketika safar atau di rumah.

Tidak ada sesuatu yang bisa meliputi seluruh waktu sedemikian rupa selain dzikir.

5. Dzikir merupakan cahaya bagi yang mengucapkannya.

Baik di dunia ini, cahaya di dalam kuburnya, cahaya di hari mencapai shiroth. Tidak ada yang dapat menyinari hati dan kubur sekuat cahaya dzikir kepada Allah swt.

Allah swt berfirman”Apakah orang yang sudah mati, kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah manusia, serupa keadaannya dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar daripadanya?(QS. Al An’am: 122).

Baca Juga: Mengatasi Stres pada Remaja: Pentingnya Dukungan Sosial untuk Kesehatan Mental

6. Dzikir sebagai penutup hati yang kosong dan kurang.

Jika dzikir sudah menjadi motto hati, dimana seseorang berdzikir secara spontan, sementara lidahnya mengikuti gerakan tersebut, maka dzikir inilah yang dapat menutup kekosongan dan menghilangkan kekurangan.

Jadilah dia seorang yang kaya tanpa harta benda, perkasa tanpa harus memiliki keluarga, dan berwibawa tanpa punya kekuasaan.

Baca Juga: Belajar Sukses dari Eka Tjipta Widjaja: 6 Tips Sukses Ala Pemilik Sinarmas Grop

Jika dia lalai dari dzikir kepada Allah swt, maka kondisinya adalah kebalikan dari itu.

Miskin hati meskipun memiliki banyak harta, Hina meskipun bersama berkeluarga, dan tidak berharga meskipun banyak kuasanya.

7. Dzikir juga dapat menyatukan yang bercerai-berai dan mendekatkan yang jauh.

Dzikir juga dapat memisahkan sesuatu yang berkumpul pada diri seseorang, yang berupa kesusahan, kesulitan, kesedihan, dan kerugian, sejalan dengan sirnanya bagian dan tuntutannya. Wallahu ‘alam. *** (AC).

Penulis : Achmad Chusanudin

Sumber : Kitab Mukhtasar Al Wabil Ash Shayyib wa Rafi Al Kalim Ath Thayyib karya Ibnu Qoyyim Al Jauziyah, Pengikhtisaran : Abu Shuhaib Al-Karami

Tags

Terkini