Kembali ke awal, restart everything
Pikiran dan keyakinan mu tentang diri sendiri dan dunia di sekitar berasal dari suatu tempat. Pikirkan tentang apa yang orang tua mu katakan kepada mu saat tumbuh dewasa.
Renungkan apa yang kamu lihat sebagai seorang anak dan bagaimana hal itu memengaruhi cara mu memandang diri sendiri.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2023, Apa Yang Telah Disiapkan Oleh Kementerian PUPR?
Ini adalah kesempatan mu untuk melihat hidup dengan harapan yang realistis dan menentukan bagaimana kamu akan berada di dalamnya.
Memahami dirimu yang sekarang
Setelah kamu punya pemahaman yang lebih baik tentang dari mana pemikiran dan keyakinan itu berasal, mulailah memikirkan, berdasarkan pengalaman mu sendiri sebagai orang dewasa, apa yang kamu hargai dan bagaimana kamu ingin menjalani hidup mu.
Identifikasi apa artinya menjadi sukses. Apa artinya bagi mu untuk hidup bahagia dan sehat.
Apa yang ridak membuat mu bahagia ketika kamu masih kecil, dan apa tidak membuat mu bahagia sekarang.
Be Kind To Yourself
Dalam menempun proses ini, penting untuk melepaskan penilaian atau pemikiran apa pun yang kamu miliki untuk diri sendiri atau orang-orang di sekitar mu. Ini bukanlah tentang menyalahkan orang tua atau orang-orang sekitar dan ini bukan tentang menyalahkan atau mengkritik diri sendiri atas pilihan yang telah kamu buat.
Sedikit orang yang tahu persis apa yang ingin mereka lakukan dengan sisa hidup mereka ketika mereka masih muda.
Baca Juga: Cara Meningkatkan Produktivitas dalam Kehidupan Sehari-hari, Nomor 1 Wajib Banget Kamu Terapin
Proses belajar tentang diri sendiri berlangsung seumur hidup dan tidak ada yang tahu persis apa yang mereka lakukan, jadi terimalah humanness dalam dirimu dan berbaik hatilah pada diri sendiri.