gaya-hidup

Tantangan Implementasi Aturan Cuti Ayah di Jepang untuk Meningkatkan Angka Kelahiran. Para Pekerja Ogah Cuti!

Senin, 27 Maret 2023 | 01:58 WIB
Meskipun kebijakan cuti ayah sudah disahkan, banyak pria Jepang masih takut mengambilnya karena potensi dampak negatif pada karier mereka | WartaPesona.com (Foto : Freepik)

Baca Juga: Manfaatkan Momentum Ramadan: Menparekraf Ajak UMKM Gorontalo Naik Kelas

Dan bagaimanapun, "Sebuah perubahan kecil pada cuti ayah tidak akan secara signifikan mengubah angka kelahiran yang menurun," tambahnya.

Hisakazu Kato, seorang profesor ekonomi di Universitas Meiji di Tokyo, mengatakan bahwa meskipun perusahaan besar telah menjadi lebih menerima terhadap cuti orangtua selama bertahun-tahun, perusahaan kecil masih merasa ragu-ragu.

"Perusahaan kecil takut mereka akan menghadapi (kekurangan tenaga kerja) karena cuti perawatan anak, dan ini menekan ayah muda yang ingin mengambil cuti perawatan anak di masa depan," katanya.

Baca Juga: Halo! Cuti Bersama Lebaran 2023 Jadi 7 Hari: Kabar Baik Bagi Pemudik. Simak Tanggal dan Tips Mempersiapkannya

Pada konferensi pers pekan lalu, perdana menteri mengakui kekhawatiran dan berjanji akan mempertimbangkan memberikan tunjangan bagi perusahaan kecil dan menengah, dengan rincian akan diumumkan pada Juni di blueprint kebijakannya setiap tahun.

Dia juga mengungkapkan rencana yang bertujuan untuk meningkatkan pengambilan cuti ayah dengan mendorong perusahaan untuk mengungkapkan kinerjanya. ***(SA)

Halaman:

Tags

Terkini