Dalam hadis riwayat Abdullah bin Amr, Rasulullah SAW bersabda, "Allah SWT menengok kepada hamba-Nya di malam Nisfu Syaban dan mengampuni semua makhluk-Nya kecuali dua orang, yaitu orang yang mempersekutukan-Nya dan orang yang memutuskan silaturahmi" (HR. At-Tirmidzi)
Namun, perlu diingat bahwa ada perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai kebenaran hadis-hadis tersebut dan keutamaan Malam Nisfu Syaban. Sebagian ulama menyebutkan bahwa hadis-hadis tersebut dhaif (lemah) atau tidak sahih, sehingga keutamaan Malam Nisfu Syaban tidaklah mutlak dan tergantung pada keyakinan dan pandangan masing-masing individu. *** (SA)