Manfaat teh ini bukan sekadar mitos. Sebuah analisis besar dari 14 penelitian, yang melibatkan lebih dari 510.000 orang, menemukan hubungan kuat antara kebiasaan minum teh dan penurunan risiko stroke.
Rutin meminum sekitar tiga cangkir teh setiap hari dikaitkan dengan penurunan risiko stroke sebesar 13 persen. Terutama jenis stroke iskemik yang terjadi akibat adanya penyumbatan pembuluh darah.
Tak hanya itu, studi tahun 2020 yang dipublikasikan dalam European Journal of Preventive Cardiology terhadap 100.000 orang dewasa, menunjukkan mereka yang minum teh minimal tiga kali seminggu memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit jantung dan kematian dini.
Peminum teh reguler ini tercatat baru terkena penyakit kardiovaskular 1,4 tahun lebih lambat dibanding mereka yang jarang minum teh.***