Kemudian, bahan pangan organik juga tidak hanya lebih baik bagi kesehatan manusia. Namun, juga ramah lingkungan.
Tetapi lagi-lagi, tak sedikit masyarakat masih meragukan keuntungan dari mengkonsumsi bahan pangan organik ini.
Baca Juga: Teras Malioboro, destinasi wisata belanja di Kota Jogja, komplit, apa saja ada!
Apalagi, seringkali bahan pangan organik seperti buah-buahan ukurannya tidak sebesar dan semenarik buah atau sayuran yang ditanam dengan sistem konvensional.
Bahan makanan organik juga ternyata lebih cepat membusuk, karena tidak mengandung unsur pengawet kimiawi.
Dan, ternyata pula pestisida organik sebagai obat atau racun hama juga tetap mengandung zat berbahaya.
Baca Juga: HUT ke-268 Kota Yogyakarta diperingati tanggal 7 Oktober, sejarahnya begini
Bahan berbahaya pada pestisida organik, salah satunya adalah solanin. Jika tak sengaja tertelan ketika mengkonsumsi buah atau sayur organik yang belum dicuci, zat solanin itu bisa menyebabkan keracunan makanan, dan menimbulkan gangguan pencernaan.
Di samping itu, harga bahan pangan organik juga masih lebih mahal dari bahan makanan konvensional. Ini karena pertanian dan peternakan organik membutuhkan metode perawatan yang lebih ketat. ***(KKO)