WartaPesona.com - Sejak awal kemunculannya, pangan organik menjadi tren baru gaya hidup sehat, karena dianggap tak mengandung bahan kimia.
Seperti diketahui, pangan organik yang dipercaya lebih baik bagi kesehatan merupakan beragam bahan makanan yang ditanam tanpa pupuk kimia.
Beragam pangan organik yang dianggap lebih baik untuk kesehatan itu bisa berupa sayuran, buah-buahan, rempah-rempah, dan bahan pokok seperti padi atau beras, serta lainnya.
Konsumen bahkan rela mengeluarkan lebih banyak uang untuk membeli produk pangan organik, karena alasan kesehatan.
Namun, benarkah pangan organik seratus persen lebih baik bagi kesehatan dari bahan pangan non organik atau konvensional?
Selama ini, memang sudah banyak penelitian atau studi yang menunjukkan bahan pangan organik lebih baik untuk kesehatan.
Baca Juga: Ribuan tiket gratis opening ceremony Peparnas 2024 Solo Jawa Tengah, ludes!
Beberapa alasan, antara lain karena bahan pangan organik tak menggunakan bahan kimia pada proses produksi atau penanamannya.
Bahan pangan organik tak mengandung pestisida sintetis atau zat kimia yang biasa digunakan pada sistem pertanian konvensional.
Penggunaan pestisida sintetis atau pupuk kimia secara berlebihan, selama ini dikhawatirkan mengandung senyawa kimia berbahaya.
Baca Juga: Belum tahu cara pakai meterai elektronik, e-Meterai? Berikut ini cara beli dan memasangnya
Selain itu, bahan pangan organik juga tidak mengandung bahan tambahan, seperti pengawet, pemanis buatan, dan sejenisnya.
Bahan pangan organik seperti buah-buahan dan sayuran juga dinilai lebih banyak mengandung nutrisi, dan antioksidan.